Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Pengguna Moda Kapal Laut Mudik 2019 Meningkat

Senin 10 Jun 2019 23:30 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah pemudik bersepeda motor dari Pulau Sumatera meninggalkan kapal roro di Pelabuhan Merak, Banten, Ahad (9/6/2019).

Sejumlah pemudik bersepeda motor dari Pulau Sumatera meninggalkan kapal roro di Pelabuhan Merak, Banten, Ahad (9/6/2019).

Foto: Antara/Dziki Oktomauliyadi
Sekitar 1,1 juta orang memanfaatkan moda kapal laut sejak H-15 hingga H+4 Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wisnu Handoko mengatakan pengguna moda kapal laut pada mudik Lebaran Idul Fitri 1440 meningkat. Dia mengatakan sebanyak sekitar 1,1 juta orang memanfaatkan moda kapal laut sejak H-15 hingga H+4 pada masa Angkutan Lebaran 2019.

"Per 10 Juni 2019 pukul 01.00 WIB, adanya kenaikan jumlah penumpang  sebesar 7,43 persen dibandingkan periode H-15 sampai H+4 tahun 2018," kata Wisnu, Senin (10/6).

Baca Juga

Wisnu menjelaskan Pelabuhan Batam masih menjadi pelabuhan terpadat dengan jumlah 185.373 orang untuk periode H-15 sampai H+4 Lebaran 2019. Dia menambahkan pelabuhan terpadat berikutnya untuk periode yang sama adalah Tanjung Balai Karimun dengan 146.617 orang, Tanjung Pinang 87.570 orand, Ternate 58.416 orang, dan Tanjung Buton 48.433 orang.

"Dengan demikian, puncak arus mudik untuk jumlah penumpang terjadi pada H-4 dan puncak arus balik terjadi pada H+2," jelas Wisnu.

Dia menambhakan, secara umum angkutan laut Lebaran sampai dengan H+4 berjalan dengan baik. Meskipun, kata dia, tercatat di Balikpapan pada Ahad (9/6) malam, sempat terjadi penumpukan penumpang.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sekitar 509.644 orang pemudik telah kembali menyeberang ke Pulau Jawa hingga Senin (10/6) pukul 15.00 WIB atau H+4 arus balik Angkutan Lebaran Idul Fitri 1440 H. Sekretaris Perusahaan ASDP Indonesia Ferry Imelda Alini mengatakan hal tersebut juga diikuti dengan 50.492 unit kendaraan roda dua dan 61.380 unit roda empat ke atas lebih.

Selanjutnya, untuk penumpang pejalan kaki pada arus balik dari hari kedua Lebaran, Kamis (6/9) hingga H+4 sore sudah mencapai 62 persen. Lalu penumpang di dalam kendaraan mencapai 56 persen atau sebanyak 430.827 orang.

Dari data Posko Bakauheni, lanjut Imelda, trafik penumpang dan kendaraan terlihat kenaikan yang signifikan pada Sabtu (8/6) dan Ahad (9/6). "Ini diprediksi sebagai masa puncak arus balik Lebaran dari Bakauheni menuju Merak," kata Imelda, Senin (10/6).

Dia menjelaskan trafik penumpang mengalami kenaikan signifikan pada H+3 sebanyak 165.260 orang dan pada H+2 sebanyak 156.934 orang. Khusus penumpang pejalan kaki saja, dia mengatakan sudah mencapai 24.415 orang pada H+3. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA