Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Menhub: Penumpang Lebaran Seluruh Moda Naik, Kecuali Pesawat

Senin 10 Jun 2019 14:55 WIB

Red: Nur Aini

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Kamis (6/6).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Kamis (6/6).

Foto: Republika TV/Nugroho Habibi
Kenaikan jumlah penumpang paling tinggi untuk moda kereta api.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan jumlah penumpang seluruh moda transportasi saat Lebaran 2019 tercatat naik, kecuali penumpang pesawat yang turun hingga 15 persen.

"Meningkat ketiganya (darat, laut, kereta api), kecuali udara," kata Menhub usai Halalbihalal di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (10/6).

Menhub menyebutkan jumlah peningkatan penumpang paling banyak, yakni kereta api hampir 10 persen, yakni 9,5 persen.

Baca Juga

"Moda kereta api yang mengejutkan tahun lalu tumbuh tiga persen, sekarang melonjak 10 persen," katanya.

Dia menambahkan untuk angkutan bus naik 10-15 persen sama seperti kapal meningkat 10-15 persen. Budi mengatakan salah satu penyebab jumlah penumpang pesawat berkurang, yakni armada yang tersedia terbatas.

"Penyebabnya satu, tentu adanya pengurangan jumlah pesawat, jumlah pesawat itu banyak sekali. Kalau saja jumlah pesawat itu ditambah tidak sebanyak itu, jadi saya dengar ada pesawat-pesawat yang tidak dioperasikan selain pesawat Boeing Max," katanya.

Ia juga mendengar banyak penumpang yang tidak mendapatkan tiket pesawat karena pengurangan pengoperasin pesawat, padahal menurut dia masih ada pertumbuhan penumpang jika armadanya ditambah.

"Sebenarnya kalau di Lebaran itu, permintaannya relatif baik, jadi kalau supply-nya ada mungkin turunnya paling hanya dua hingga tiga persen," katanya.

Hal itu dilihat dari menurunnya pengajuan penerbangan tambahan pada Lebaran 2019. Selain itu, kata dia, penurunan penumpang ini juga dipicu karena tiket mahal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengatakan tahun ini ada sekitar 434 penerbangan tambahan dan realisasinya sebesar 80 persen. Soal harga tiket pesawat, dia mengatakan seharusnya sudah turun karena maskapai sudah diinstruksikan untuk menurunkan harga tiket 12-16 persen berdasarkan PM 20/2019.

Polana menilai penurunan penumpang pesawat dipicu beralihnya penumpang ke moda darat, yakni angkutan pribadi terutama setelah adanya Tol Trans Jawa sebab salah satu penurunan yang signifikan, yakni di Bandara Solo.

"Kalau di Jawa kan pasti karena banyak beralih ke moda transportasi kereta ataupun jalan. Malah lebih banyak yang mobil pribadi karena dari data sementara itu yang transportasi umum darat juga turun," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA