Monday, 18 Zulhijjah 1440 / 19 August 2019

Monday, 18 Zulhijjah 1440 / 19 August 2019

 

Arus Balik, 310.751 Orang Telah Menyeberang dari Bakauheni

Ahad 09 Jun 2019 22:33 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pengendara mobil antre saat akan memasuki Tol Gate Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Ahad (9/6/2019).

Pengendara mobil antre saat akan memasuki Tol Gate Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Ahad (9/6/2019).

Foto: Antara/Ardiansyah
Data ini hasil hitung penumpang di Bakauheni sejak Kamis (6/6) hingga Ahad (9/6) pagi

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Sebanyak 310.751 penumpang kapal telah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak dalam arus balik lebaran 2019. Data ini merupakan hasil penghitungan jumlah penumpang kapal sejak Kamis (6/6) hingga Ahad (9/6) pukul 08.00 WIB.

"Saat ini penumpang yang sudah melakukan arus balik sudah 34 persen dari jumlah total keseluruhan pemudik yang sebelumnya sudah menyeberang ke Bakauheni hingga jam 08.00 WIB pagi tadi" jelas General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Solikin, Ahad (9/6).

Menurutnya rekapitulasi jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut kapal dalam satu hari, memang biasa dilakukan pihaknya sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir pada jam yang sama di esok harinya.

Dari jumlah tersebut, berarti masih tersisa 591.927 pemudik lagi yang belum menyeberang kembali ke Merak. Sementara kendaraan roda dua masih menyisakan 57.260 unit yang belum kembali dari Sumatra dan 70.840 unit kendaraan roda empat.

Puncak kepadatan arus balik menurut prediksinya adalah pada Sabtu malam kemarin hingga Ahad malam ini. Namun kepadatan kendaraan pada momen arus balik di Merak diyakininya tidak akan sampai membuat antrean panjang di pintu keluar Pelabuhan Merak.

"Puncak arus balik itu seperti kemarin malam, itu bisa dibongkar dengan satu jalur keluar fly over (jalan layang) Jadi tidak ada kemacetan berarti, yang ada hanya antrean beberapa saat," ungkapnya.

Lanjutnya, jumlah penumpang kapal dalam arus balik akan bertambah minimal total 50 persen lebih hingga Senin besok. Hal ini disebabkan sebagian besar pekerja di Senin besok sudah masuk jadwal kerja.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES