Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

 

Polisi: Sejumlah Mobil Mogok Perlambat Arus di Jalur Gentong

Ahad 09 Jun 2019 21:20 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Kondisi lalu lintas di Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, dari timur ke arah barat (Bandung-Jakarta), Sabtu (8/6). Terjadi antrean kendaraan mulai awal tanjakan Gentong.

Kondisi lalu lintas di Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, dari timur ke arah barat (Bandung-Jakarta), Sabtu (8/6). Terjadi antrean kendaraan mulai awal tanjakan Gentong.

Foto: Bayu Adji P.
Sejumlah kendaraan, mobil dan motor, mogok di tanjakan Jalur Gentong.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma''ruf mengatakan sejumlah mobil mogok saat melintasi Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya telah memperlambat arus. Salah satu dampaknya terjadi kemacetan di wilayah Gentong atau jalur selatan Jawa Barat dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.

"Kendaraan yang mogok memperlambat arus," kata Febry saat pengamanan arus lalu lintas kendaraan di Tasikmalaya, Ahad (9/6).

Jalur Gentong sebagai jalan nasional menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut itu memiliki medan jalan yang menanjak panjang dan berkelok menuju arah Garut. Namun sejumlah kendaraan roda empat bahkan roda dua seringkali mogok di tengah jalan yang disebabkan berbagai masalah kendaraan salah satunya kopling, akibatnya mengganggu laju kendaraan di belakangnya.

Persoalan macet akibat adanya mobil mogok di Jalur Gentong itu, dibenarkan Kapolres. Untuk itu pengendara terlebih dahulu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melewati Gentong. "Kita mengimbau sekali lagi yang melewati Gentong kendaraannya harus betul-betul disiapkan," kata Kapolres.

Pemudik yang mengalami kendaraannya mogok di Gentong, Adit mengatakan, kopling kendaraannya panas saat melintasi jalan yang menanjak dalam kondisi lalu lintas padat.

Akibatnya, kata dia, mobil yang dikemudikan tidak bisa melaju hingga akhirnya berhenti, lalu menepi ke pinggir jalan agar tidak menghambat kendaraan lainnya.

"Koplingnya panas, dari bawah memang sudah ngadat tapi saya paksain, jadinya begini," kata Adit yang sebelumnya sudah terjebak macet lebih dari satu jam.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA