Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

 

Arus Balik Jalur Selatan Padat, Polisi Terapkan One Way

Ahad 09 Jun 2019 12:11 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Bayu Hermawan

Arus balik lebaran (ilustrasi)

Arus balik lebaran (ilustrasi)

Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Arus kendaraan dari arah Leles, Garut, masih terpantau padat pada Ahad (9/6) siang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Arus kendaraan dari arah Leles, Garut, yang didominasi kendaraan roda dua masih terpantau padat pada Ahad (9/6) pagi jelang siang ini. Polisi pun memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan one way atau satu arah di daerah Ciburial.

Pemudik yang melintasi jalur selatan via Leles ini mayoritas datang dari arah Singaparna Tasikmalaya. Kendaraan yang didominasi roda dua ini melintas di jalur tersebut untuk menghindari kepadatan arus lalu-lintas di tanjakan Gentong.

Rekayasa satu arah tersebut untuk memperlancar arus kendaraan dari arah Singaparna Tasikmalaya yang melintasi Leles-Kadungora sampai Lingkar Nagreg dengan tujuan Bandung ataupun Jakarta. Rekayasa ini dilakukan selama sekitar 40 menit.

Humas Posko Induk Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Ruddy Heriadi mengatakan arus kendaraan yang melintasi jalur selatan arah barat atau Bandung-Jakarta pada Ahad (9/6) ini akan terus mengalami peningkatan. Sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB Ahad (9/6), sudah ada 31 ribu kendaraan yang mengarah ke barat.

"Dan masih ada peningkatan pergerakan kendaraan menuju arah barat (Bandung-Jakarta) pada hari ini," kata dia di Nagreg, Kabupaten Bandung, Ahad (9/6).

Ruddy melanjutkan, jika dibandingkan dengan Sabtu (8/6) kemarin di waktu yang sama, maka volume kendaraan memang lebih besar pada Ahad ini. Sebab pada Sabtu kemarin, volume kendaraan arah barat pada pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB, berjumlah hanya 28 ribu.

"Tapi kalau volume kendaraan (pada Ahad) pagi ini dibandingkan dengan Sabtu (8/6) sore hingga malam tentu ada penurunan," jelasnya.

Arus balik mudik di jalur selatan ini, papar Ruddy, lebih didominasi kendaraan roda dua hingga 62 persen. Menurutnya, kepadatan arus balik cenderung lebih tampak di jalur via Kadungora dibanding via Limbangan.


Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES