Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Gunung Merapi Mengalami Dua Kali Gempa Guguran

Jumat 07 Jun 2019 23:43 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Aktivitas Gunung Merapi.

Aktivitas Gunung Merapi.

Foto: Antara.
BPPTKG menyebutkan Gunung Merapi dua kali alami gempa guguran

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi mengalami dua kali gempa guguran pada Jumat (7/6). Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan resminya mengatakan gempa guguran yang terekam selama periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB amplitudonya 11-24 mm dan berlangsung 46-61 detik.

Baca Juga

Selain gempa guguran, BPPTKG juga mencatat dua kali gempa embusan dengan amplitudo 2 mm yang berlangsung 35-43 detik, satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 2 mm yang berlangsung 18 detik, dan gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 70 mm yang berlangsung 42 detik.

Hasil pengamatan visual asap kawah di gunung api itu tidak teramati. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat, suhu udara 17-23 derajat Celsius, kelembaban udara 39-98 persen, dan tekanan udara 568.8-708.7 mmHg.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, untuk sementara BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Meski demikian, menurut dia, objek-objek wisata di sekitar Gunung Merapi seperti Kawasan Kaliurang, Kaliadem, Klangon, Deles dan kawasan lain yang berada di luar radius tiga kilometer dari puncak aman untuk dikunjungi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA