Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

 

80 Ribu Kendaraan Mengarah ke Bandung Hingga Malam Ini

Jumat 07 Jun 2019 22:00 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

Kendaraan dari arah Tasikmalaya ke Bandung masih memadati Lingkar Gentong Tasikmalaya pada Jumat (7/6) siang ini. Kepadatan arus balik mudik ini sudah terjadi sejak pukul 10.00 WIB.

Kendaraan dari arah Tasikmalaya ke Bandung masih memadati Lingkar Gentong Tasikmalaya pada Jumat (7/6) siang ini. Kepadatan arus balik mudik ini sudah terjadi sejak pukul 10.00 WIB.

Foto: Republika/Umar Mukhtar
Jumlah kendaraan didominasi oleh kendaraan roda dua.

REPUBLIKA.CO.ID, NAGREG -- Hingga pukul 19.00 WIB Jumat (7/6) ini, sebanyak 66 ribu kendaraan melintasi jalur selatan arah barat atau Bandung. Jumlah kendaraan pada arus balik lebaran 2019 akan terus meningkat sampai malam ini dan diperkirakan bakal menyentuh 80 ribu kendaraan dengan dominasi kendaraan roda dua.

"Sampai jam 12 malam ini kami perkirakan ada 80 ribu kendaraan yang menuju Bandung. Tapi ini juga belum puncaknya. Kami perkirakan puncak arus balik di tahun ini terjadi pada Sabtu atau Ahad ini," kata Humas Posko Induk Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Ruddy Heriadi, di Nagreg, Jumat (7/6) malam.

Ruddy menjelaskan, kenaikan arus balik mudik sudah terjadi pada Kamis (6/6) kemarin atau hari kedua lebaran. Arus balik arah Bandung pada hari tersebut berjumlah 65 ribu kendaraan dengan dominasi kendaraan roda dua.

"Pada lebaran kedua kemarin, kendaraan ataupun volume lalu-lintas menuju Bandung itu sudah meningkat. Jadi sudah mulai terlihat tapi belum menemui puncaknya," papar dia.

Ruddy menambahkan, rata-rata jumlah normal kendaraan yang melintasi jalur selatan arah Bandung tidak lebih dari 40 ribu, baik itu di hari kerja atau akhir pekan. Dari data Dishub Kabupaten Bandung, arus kendaraan di jalur selatan arah Bandung sejak H-7 hingga hari H lebaran, memang ada di kisaran 30 ribu kendaraan.

"Jadi melonjaknya arus balik pada lebaran kedua atau Kamis kemarin ini sudah hampir 50 persen," jelasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA