Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Pacu Ekspor, Kementan Perketat Karantina pada Musim Lebaran

Jumat 07 Jun 2019 16:35 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: EH Ismail

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil (Kanan)

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil (Kanan)

Foto: Humas Kementan
Petugas Karantina Pertanian harus mengoptimalkan layanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil menginstruksikan seluruh petugas karantina melakukan pengetatan pengawasan, sekaligus mengakselerasi ekspor komoditas pertanian sepanjang libur lebaran. 

Dia juga meminta petugas Karantina Pertanian mengoptimalkan layanan dengan petugas yang tersedia, serta mengoptimalkan kerjasama dengan instansi terkait yang tergabung dalam posko lebaran di setiap unit kerja. "Pada hari H Lebaran pun, petugas Karantina ada yang masuk untuk bekerja," kata Ali dalam keterangan pers yang diterima Republika, Jumat (7/6). 

Hal itu dilakukan guna memastikan sekaligus menjaga dan melindungi pertanian Indonesia. Karantina Pertanian, kata dia,  sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan perlindungan pertanian di Indonesia, berkomitmen untuk tetap bekerja melayani masyarakat sepanjang libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. 

Salah seorang petugas Karantina Pertanian Bandung, Yoga, memilih untuk tetap bekerja pada hari H lebaran meski sebagian besar masyarakat memilih untuk menghabiskan waktu berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga. Di tengah hilir mudik sebagian besar masyarakat yang sedang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman, Yoga mengaku tetap bekerja seperti biasa untuk mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan perkarantinaan selama libur lebaran. 

“Ini bagian dari tugas yang harus di tunaikan, karena kewajiban menjaga pos layanan itu sudah tanggung jawab kami,” kata Yoga. 

Komitmen untuk tetap bekerja juga ditunjukan salah seorang petugas Karantina Pertanian di Makassar bernama Rian. Sebagai petugas karantina di kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur, Rian mengaku sudah terbiasa untuk tetap bekerja meski di waktu libur. 

“Mendapat jaga seperti ini sudah biasa, karena saya tinggal di sekitar Makassar, jadi saya harus rela rekan-rekan saya yang ingin mudik, merayakan lebaran bersama keluarga, setelah lebaran saya juga akan diberi kesempatan cuti," kata Rian. 

Adapun pelayanan yang diberikan pada hari lebaran oleh para petugas bervariatif, sebagau contoh memberikan layanan karantina di titik-titik strategis. Selain itu, aktivitas perkarantinaan Kementan dapat dipantau oleh masyarakat pada layanan Karantina Pertanian melalui laman twitter Barantan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA