Lalu Lintas Pemudik di Bandara Juanda Menurun

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Israr Itah

 Jumat 07 Jun 2019 13:49 WIB

Calon penumpang mengantre di loket check in Bandara Internasional Juanda Surabaya. (ilustrasi) Foto: Antara/Umarul Faruq Calon penumpang mengantre di loket check in Bandara Internasional Juanda Surabaya. (ilustrasi)

Penurunan pergerakan pesawat di Bandara Juanda mencapai 29 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya, Yuristo Ardi Hanggoro mengungkapkan adanya penurunan lalu lintas pemudik di Bandara Juanda pada H+1 Idul Fitri 2019. Penurunan lalu lintas pemudik di Bandara Juanda pada hari tersebut mencapai 39 persen, dibanding hari yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pemudik pada H+1 lebaran di Bandara Juanda hanya 34.971 orang.

Baca Juga

"Pada H+1 lebaran, atau tepatnya hari Kamis (6/6) penumpang di Bandara Juanda hanya 34.971 orang. Turun 39 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 57.193 orang," kata Yuristo dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (7/7).

Penurunan lalu lintas pemudik tersebut, lanjut Yuristo, turut mendorong adanya penurunan pergerakan pesawat di Bandara Juanda Surabaya. Penurunan pergerakan pesawat di Bandara Juanda mencapai 29 persen. Pada H+1 Idul Fitri 2019, pergerakan pesawat hanya 308, menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 436 pergerakan.

Berbeda dengan pergerakan penumpang dan pesawat, lanjut Yuristo, pergerakan kargo di Bandara Juanda pada H+1 lebaran tahun ini malah mengalami peningkatan. Peningkatan yang terjadi mencapai 37 persen. Pada 2019, pergerakan kargo di bandara tersebut mencapai 36.101 kilogram. Sementara tahun sebelumnya hanya 26.294 kilogram.

Yuristo melanjutkan, secara keseluruhan, pergerakan pemudik di Bandara Juanda pada periode H-10 hingga H+1 Idul Fitri 2019 menurun. Pergerakan penumpang di Bandara Juanda pada periode tersebut sebanyak 411.177 orang. Sementara tahun sebelumnya mencapai 557.848 orang.

"Jadi ada penurunan sekitar 26 persen secara keseluruhan mulai H-10 sampai dengan H+1 Idul Fitri ini," ujar Yuristo.

Penurunan tersebut, lanjut Yuristo, turut mendorong adanya penurunan pergerakan pesawat di Bandara Juanda Surabaya. Penurunan pergerakan pesawat di bandara tersebut diakuinya mencapai 21 persen. Pada 2019, pergerakan pesawat hanya 3.295 pergerakan. Menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 4.195 pergerakan.

Penurunan signifikan terjadi pada pergerakan kargo. Pergerakan kargo di Bandara Juanda pada periode H-10 hingga H+1 lebaran idulfitri 2019, menurun sebesar 45 persen. Tahun ini, pergerakan kargo di Bandara Juanda pada periode tersebut hanya 1.407.549 kilogram. Sementara tahun sebelumnya mencapai 2.554.084 kilogram.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X