Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

 

H+1 Volume Lalu Lintas Jalur Utama Semarang Meningkat

Kamis 06 Jun 2019 17:00 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Teguh Firmansyah

Arus lalu lintas di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang terpantau padat untuk arah Bawen, sementara arah sebaliknya tampak lengang, Kamis (6/6). Memaduki H+1 Lebaran, lalu lintas di jalan nasional meningkat oleh aktivitas wisata dan aktivitas warga.

Arus lalu lintas di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang terpantau padat untuk arah Bawen, sementara arah sebaliknya tampak lengang, Kamis (6/6). Memaduki H+1 Lebaran, lalu lintas di jalan nasional meningkat oleh aktivitas wisata dan aktivitas warga.

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Arus lalu lintas di jalur utama Semarang didominasi kendaraan pribadi dan motor.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Memasuki H+1 Lebaran 1440 Hijriyah atau Kamis (6/6), arus lalu lintas di jalur utama wilayah Kabupaten Semarang, terpantau ramai lancar. Arus lalu lintas yang mengalir dari arah Kota Semarang di ruas jalan nasional ini didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Baca Juga

Berdasarkan pantauan di jalur utama Semarang- Bawen, aktivitas warga yang ingin mengunjungi para kerabat maupun hendak ke tempat- tempat wisata di daerah ini menjadi penyumbang terbesar volume arus lalu lintas.

Sementara sejumlah kendaraan pribadi yang mulai melakukan arus balik --setelah berlebaran di kampung halaman-- juga sudah mulai terpantau di jalur utama ini, kendati jumlahnya belum meningkat signifikan.

Salah seorang pengendara yang ditemui Republika.co.id, saat beristirahat di kawasan Lemahabang, Salim (52) mengaku, tengah melakukan perjalanan menuju Ampel, Kabupaten Boyolali dengan keluarganya.

Menurutnya, beberapa saat setelah berangkat dari kawasan Jatingaleh, Kota Semarang, kepadatan arus lalu lintas sudah ditemuinya di kawasan Srondol tepatnya di exit tol Ada Setiabudi, Srondol.

Menjelang masuk Kota Ungaran, lalu lintas kembali merayap dengan simpul kepadatan Simpang Kerkof dan Pasar bandarjo, Ungaran. “berikutnya di paar Babadan dan sekarang ingin melepas lelah sejank,” kata pengendara sepeda motor ini.

Meningkatnya volume kendaraan di jalur utama ini mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas di beberapa titikl, seperti menjelang Pasar Bandarjo, Ungaran, di depan Pasar Karangjati, simpang Bawen dan persimpangan Jalur Lingkar Ambarawa (JLA) dengan jalan nasional menuju Ambarawa.

Sementara itu, arus lalu lintas di jalur tol Semarang- Solo, kepadatan arus lalu lintas terpantau di segmen Semarang- Ungaran untuk arus lalu lintas menuju arah Salatiga. Simpul kepadatan berada di pintu masuk Rest Area KM 429 A (arah Bawen).

Wahyudi (39 tahun), warga Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur mengakui, padatnya arus lalu lintas di ruas tol Segmen Semarang- Ungaran menjadi tontonan warga dari atas fly over yang ada di lingkungannya. “Sejak pagi hari, begini terus mas, lalu lintasnya. Padat merayap menjelang rest area. Sehingga  menjadi tontonan warga di atas fly over ini,” jelasnya. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA