Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Jalan Rusak Berat di Kota Pekanbaru Capai 362 Km

Kamis 06 Jun 2019 11:18 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Jalan Rusak (Ilustrasi)

Jalan Rusak (Ilustrasi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Sekitar 23,80 persen jalan di Kota Pekanbaru dalam kondisi rusak berat.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mencatat jalan rusak berat di kota itu kini mencapai 362 km. Angka itu setara dengan 23,80 persen dari total panjang jalan Kota Pekanbaru 1.277,9 km.

"Untuk perbaikannya apalagi mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1440 Hijriyah sudah dilakukan secara bertahap berupa pengerjaan tambal sulam jalan tersebut," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Rabu (5/6).

Menurut Indra, sepanjang 31,287 km atau 2,45 persen jalan Kota Pekanbaru diperbaiki dengan perkerasan fisik jalan berupa beton. Sementara itu, jenis perkerasan fisik kondisi jalan yang masih berupa aspal tercatat sepanjang 867,365 Km (67,87 persen).

Indra menyebutkan untuk jenis perkerasan fisik kondisi jalan yang masih berupa kerikil tercatat sepanjang 75,078 km (5,88 persen). Kondisi jalan yang masih berupa jalan tanah tercatat sepanjang 304,17 km (23,80 persen).

"Namun demikian kondisi jalan dalam keadaan baik dan aman untuk dilalui kendaraan roda empat dan dua tercatat sepanjang 597,518 km dengan persentase sebesar 46,76 persen," katanya.

Selain itu, jalan di Kota Pekanbaru yang berada dalam kondisi sedang tercatat sepanjang 187,35 km (14,66 persen), rusak ringan 130,847 km (10,24 persen), dan rusak berat 362,185 km (28,34 persen).

Ia menjelaskan, memasuki Idul Fitri tahun 2019 Dinas PUPR telah melakukan kegiatan pemeliharaan pada sejumlah ruas jalan yang digunakan untuk mudik. Sedangkan upaya peningkatan kualitas jalan khususnya jalan-jalan berlobang tersebut dilakukan operasi "sapu lobang", yakni perbaikan jalan-jalan berlobang dengan melakukan tambal sulam aspalnya.

"Untuk anggaran perbaikan bersumber dari anggaran pemeliharaan rutin sebesar Rp6 miliar APBD tahun 2019," katanya.

Selain kegiatan peningkatan kualitas jalan berlobang tersebut, Dinas PUPR juga menekan potensi genangan air, yakni melalui upaya pemeliharaan saluran-saluran dan pembersihan terminal AKAP Kota Pekanbaru.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA