Semarak Malam Takbiran di Lombok, Bumi Seribu Masjid

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Hasanul Rizqa

 Selasa 04 Jun 2019 21:29 WIB

Lautan manusia tumpah ruah di sepanjang Jalan Langko, Kota Mataram, NTB, saat pawai takbiran pada Selasa (4/6). Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi Lautan manusia tumpah ruah di sepanjang Jalan Langko, Kota Mataram, NTB, saat pawai takbiran pada Selasa (4/6).

Pawai malam takbiran di Lombok dibuka oleh Gubernur NTB dan jajaran

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Semarak malam takbiran di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), begitu terasa. Sejak Selasa (4/6) sore, masyarakat dari berbagai penjuru Kota Mataram mulai berdatangan ke sejumlah area di sepanjang Jalan Langko, titik pusat berlangsungnya pawai takbiran.

Baca Juga

Konvoi takbir ini dibuka oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Turut hadir antara lain Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana, dan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Gubernur Zul menabuh bedug bersama-sama mereka pada malam ini pukul 20.23 WITA, Selasa (4/6). Pawai malam takbiran memang telah menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram dalam menyemarakkan momen Idul Fitri.

Pantauan Republika.co.id, lautan manusia mulai tumpah-ruah di sepanjang Jalan Langko, Kota Mataram. Mereka terus meramaikan pawai ini hingga kompleks Islamic Center NTB, bakda shalat maghrib.

photo
Lautan manusia tumpah ruah di sepanjang Jalan Langko, Kota Mataram, NTB, saat pawai takbiran pada Selasa (4/6).

Pawai takbiran diikuti 193 kafilah atau peserta dari berbagai kecamatan di Mataram. Para kafilah berlomba-lomba menampilkan kreasi menarik, mulai dari miniatur masjid, replika Alquran dalam ukuran besar, pakaian adat nusantara, perkusi, lampion dengan tulisan Alquran, hingga miniatur Masjid Al Aqsa, ornamen bertuliskan "Save Al Aqsha", dan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan.

Kreasi menarik yang ditampilkan membuat masyarakat yang berada di pinggir jalan merangsek hingga ke badan jalan untuk mengabadikan momen tersebut. Sesekali para petugas dan panitia meminta masyarakat untuk memberi jalan bagi para peserta pawai yang diikuti anak-anak hingga orang tua. Aparat kepolisan dan petugas kesehatan juga terlihat siaga untuk membantu kelancaran acara.

Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan agenda pawai takbiran harus terus dilestarikan di Mataram dengan inovasi dan kreasi lebih baik pada masa mendatang.  Mohan meminta masyarakat dan peserta melakukan pawai takbiran dengan tertib.

"Kita melaksanakan tradisi yang selalu kita lakukan di pengujung ramadhan untuk menikmati kegembiraan," ujar Mohan.

Hal senada diungkapkan Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana. Nana mengatakan kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan dan dilakukan setiap malam takbiran.

"Saya harap acara ini terus dilakukan pada masa-masa mendatang, kami dari Polda NTB siap membantu pengamanan selama malam takbiran berlangsung, insyaAllah kegiatan ini dapat berjalan lancar dan tertib," kata Nana.

Berita Lainnya

Play Podcast X