Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

 

Pemudik di Merak Terus Meningkat, Puncak Diprediksi Sabtu

Jumat 31 May 2019 21:45 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Friska Yolanda

Suasana sore hari di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (31/5).

Suasana sore hari di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (31/5).

Foto: Republika/Prayogi
Terjadi kenaikan jumlah pemudik roda dua hingga 200 persen di Pelabuhan Merak.

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Pemudik yang hendak menyebrang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak terus meningkat jumlahnya, baik pejalan kaki, sepeda motor, hingga kendaraan roda empat. Sementara  puncak arus mudik menuju Sumatera diprediksi akan terjadi pada Sabtu (1/6) malam.

"Karena libur kali ini memang lumayan agak panjang, arus puncaknya itu kalau yang memang bolos atau sudah curi start, itu sudah kemarin (mudik) berangkat, tapi buat yang patuh kemungkinan akan terjadi besok malam," ucap Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto usai meninjau keadaan Pelabuhan Merak, Jumat, (31/5).

Baca Juga

Menurutnya peningkatan jumlah pemudik di tahun ini sangat signifikan di semua kategori penumpang. Bahkan, pada 29 Mei pukul 20.00 WIB hingga 30 Mei pukul 08.00 WIB kemarin ada data mencengangkan. Kendaraan roda dua naik hingga 200 persen lebih atau berjumlah 11.525 unit dibanding masa H-6 di tahun lalu. Sementara penumpang pejalan kaki naik 56 persen dengan jumlah 104.938 pemudik dan kendaraan roda empat naik 26 persen yang jumlahnya 13.247 unit.

Adapun jumlah pemudik di Merak pada 30 Mei pukul 20.00 WIB hingga 31 Mei pukul 08.00 WIB tercatat meningkat dari hari sebelumnya. Jumlah kendaraan roda dua sebanyak 11.762 unit, penumpang pejalan kaki sebanyak 150.052 orang dan mobil sebanyak 19.196 unit. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga puncak arus mudik pada 1 Juni pukul 20.00 WIB hingga 2 Juni pukul 08.00 WIB. 

Mengenai pemilihan waktu mudik yang lebih banyak dilakukan di waktu malam, menurut Wakapolri merupakan kebiasaan yang sudah mengakar dan menjadi karakteristik pemudik yang melalui pelabuhan penyebrangan Merak. Meski demikian, mereka tahu akan terjebak kemacetan. "Orang kalau mudik itu sudah siap mental, karena fenomena mudik setiap tahun seperti itu, mereka sudah tahu kalau mudik di malam hari itu kan pasti kena macet," ucapnya.

Dengan adanya fenomena kepadatan pemudik yang justru terjadi di waktu malam, menurut Wakapolri petugas kepolisian tinggal memikirkan pengaturan lalu lintas yang bisa mengurai kepadatan dan bagi penyelenggara moda transportasi kapal untuk memberikan fasilitas yang membuat nyaman. "Tentang pengamanan saat ini sudah disebar banyak CCTV juga, jumlahnya sudah diaesuaikan agar kalau ada orang mau niat jahat bisa urung karena ada CCTV. Satuan khusus juga sudah sdh kita siapkan insya Allah tidak terjadi apa-apa," tegasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA