Syabab Hidayatullah dan BMH Adakan Gebyar Ramadhan

Red: Irwan Kelana

 Kamis 30 May 2019 14:19 WIB

Antusiasme siswa TPA se-Gedawang dalam acara Gebyar Ramadhan Syabab Hidayatullah dan BMH. Foto: Dok BMH Antusiasme siswa TPA se-Gedawang dalam acara Gebyar Ramadhan Syabab Hidayatullah dan BMH.

Gebyar Ramadhan di Semarang diikuti siswa Taman Pendidikan Alquran (TPA).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, Syabab Hidayatullah dan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terus berkolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kepada umat. Salah satu di antaranya melalui program pembinaan anak-anak Taman Pendidikan Alquran (TPA) se-Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang,  Jawa Tengah,  Selasa (28/5).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan penuh keakraban itu, hadir Ketua Syabab Hidayatullah Jawa Tengah, Bang Robiul Ngalim sebagai motivator.

"Menjadi anak saleh dan salehah, berkahnya luar biasa. Doa anak saleh senantiasa dikabulkan oleh Allah dan mampu mengangkat derajat kedua orangtuanya, baik di dunia, lebih-lebih di akhirat kelak. Kalian mau dan sanggup jadi anak saleh dan salehah," ungkapnya yang disambut teriakan anak-anak, “Sanggup.”

photo
Suasana Gebyar Ramadhan Syabab HIdayatullah dan BMH di Semarang.
Rani, salah satu peserta Gebyar Ramadhan ini merasa bersyukur dapat hadir dalam silaturahim dengan teman-teman sebayanya sekaligus buka bersama.

"Alhamdulillah, dapat kawan baru, ilmu baru, dan akan selalu saya ingat pesan Abang tadi bahwa ‘Jadilah anak yang saleh dan salehah agar engkau menjadi kebanggan orang tua, disayang oleh Allah SWT. Belajarlah untuk taat kepada Allah subhaanahu wa ta'alaa,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (30/5).

Bang Robiul Ngalim  mengemukakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Pengurus Wilayah Syabab Hidayatulah Jawa Tengah, BMH, Pos Da'i, Mts-MA Al Burhan Hidayatullah dan TPA se-Gedawang.

Puncaknya, acara yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Al Burhan Semarang itu ditutup buka bersama dan pembagian paket bingkisan untuk anak-anak yatim.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X