Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

KH Tolchah Berkontribusi Besar Kembangkan Pendidikan NU

Kamis 30 Mei 2019 02:48 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Indira Rezkisari

KH Tholchah Hasan

KH Tholchah Hasan

Foto: Republika/Prayogi
KH Tolchah Hasan mampu menjaga independensi pemikiran dan gerakan organisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpendapat, Menteri Agama era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Tolchah Hasan, memiliki peran besar di Indonesia. Pengembangan pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu kontribusi besar yang diberikannya.

"Kiai Tolchah sudah memberikan banyak kontribusi pada negeri ini. Khususnya dalam pengembangan pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama," kata Khofifah di Surabaya, Rabu (29/5).

Khofifah juga melayangkan pujian terhadap KH Tholchah Hasan, dengan menyebutnya sebagai seorang tokoh yang teguh menjaga independensi pemikiran dan gerakan organisasi. Menurut Khofifah, KH Tholchah Hasan juga merupakan tokoh yang bisa memposisikan diri, serta mengendalikan jarak dengan kekuatan politik.

"Beliau tokoh yang teguh menjaga independensi pemikiran dan gerakan organisasi. Beliau juga selalu menjaga jarak yang sama dengan kekuatan politik," ujar gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Khofifah mengaku, KH Tholchah Hasan pernah memberikan pesan kepadanya, sebelum yang bersangkutan wafat. Pesan yang diberikan, kata Khofifah, dituangkan dalam bentuk doa. KH Tholchah Hasan mendoakannya supaya bisa amanah dalam mengemban jabatannya sebagai seorang gubernur.

"Beliau mendoakan semoga amanah dan sukses serta selamat sampai akhir," ujar Khofifah.

Menteri Agama era Predisen Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Tolchah Hasan, meninggal dunia pada Rabu (29/5) pukul 14.10 WIB. Sejak muda, Kiai Tolchah aktif dalam organisasi Nahdatul Ulama (NU). Pada Muktamar ke-33 NU pada 2015, Kiai Tolchah masuk dalam ahlul hali wal aqdi.

KH Tolchah lahir pada 1936 di Tuban, Jawa Timur. Dia dikenal sebagai tokoh multimediasi, sebagai ulama, tokoh pendidikan, pegiat organisasi, dan pernah aktif di pemerintahan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA