Empat Menteri Tinjau Jalur Mudik di Selatan Jawa

Rep: Bayu Adji/ Red: Muhammad Hafil

 Rabu 29 May 2019 12:23 WIB

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan, Nila Moeloek dan Menteri PMK, Puan Maharani dan Kapolda Jabar meninjau jalur arus mudik di Cikaledog, Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (29/5). Foto: Republika/M Fauzi Ridwan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan, Nila Moeloek dan Menteri PMK, Puan Maharani dan Kapolda Jabar meninjau jalur arus mudik di Cikaledog, Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (29/5).

Kondisi jalur mudik di jalur selatan Jawa masih lancar.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Setidaknya empat menteri langsung meninjau sejumlah persiapan jalur mudik di selatan Jawa. Rombongan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani itu mendatangi sejumlah posko terpadu di lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, dan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat Rabu (29/5).

Menurut Puan, berdasarkan pantauan sementara, kondisi lalu lintas di jalur selatan Jawa masih lancar. Diprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 31 Mei dan 1 Juni mendatang.

Namun, ia menegaskan, jalur selatan Jawa sudah siap menampung arus mudik Lebaran 2019. "Di Garut misalnya, sudah dilalukan persiapan untuk rekayasa jika terjadi kemacetan kendaraan yang mengarah ke Tasikmalaya," kata dia Rabu (29/5).

Tak hanya itu, para petugas di lapangan juga telah menyiapkan jalur alternatif, beserta pos-pos terpadu, untuk dilalui para pemudik nantinya. Menurut dia, pos-pos itu juga dilengkapi dengan sarana untuk tes kesehatan bagi para pemudik.

Puan mengatakan, khusus di Garut, pemerintah daerah juga akan menghentikan operasi sekitar 2.000 andong yang biasa beroperasi di wilayah itu. Para penarik andong itu, kata dia, telah diberikan kompensasi oleh pemda untuk menggantikan penghasilannya.

"Mereka berhenti operasi H-4 sampai H+6. Sehingga arus mudik yang biasa terganggu oleh delman yang ada di garut tidak akan mengganggu perjslnanan arus mudik," kata dia.

Puan mengimbau, para pemudik harus selalu jaga ketertiban, kesehatan, juga memerhatikan rambu-rambu lalu lintas. Jika merasa lelah, ia menyarankan pemudik untuk beristirahat terlebuh dahulu. "Jangan buru-buru. Banyak rest area dan pos," kata dia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, secara umum infrastuktur jalur selatan Jawa sudah siap untuk menyambut musim mudik. Namun, terkait kelancaran arus lalu lintas, hal itu tergantung juga perilaku pemudik, selain juga kesiapan insfrastruktur dan manajemen lalu lintas.

"Kalau tiga itu bisa dilakukan, pasti lancar dan nyaman. Kalau insfrastruktur saya jamin siap," kata dia.

Selain Puan dan Basuki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kepala Basarnas Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito, dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriady, ikut dalam rombongan pengecekan tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X