Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

 

Lebihi Jam Kerja Puasa, Korporasi UEA Wajib Bayar Lembur

Selasa 28 May 2019 23:39 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi Ramadhan

Ilustrasi Ramadhan

Foto: Pixabay
Uang lembur kerja di UEA wajib dibayar melebih jam kerja puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI — Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengurangi jam kerja sektor swasta dan publik selama bulan suci Ramadhan. Karena itu, UEA mewajibkan perusahaan dan institusi membayar uang lembur pada pekerja.  

Baca Juga

Seperti dilansir di Khaleej Times pada Senin (27/5), Kementerian Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi (MOHRE) menegaskan siapa pun yang bekerja dengan jam tambahan, berhak menerima pembayaran ekstra untuk lembur. Kementerian mengatakan perusahaan dan institusi hanya dapat menambah dua jam kerja ekstra selama Ramadhan. 

Melalui laman Twitter-nya, MOHRE menjelaskan cara menghitung pembayaran uang lembur selama  Ramadhan. Jika seseorang bekerja selama dua jam ekstra sebelum pukul 21.00, berhak mendapat tambahan 25 persen yang ditambahkan ke upah normal sebagai uang lembur. Misalnya, jika seseorang menghasilkan 100 dirham per jam, maka jumlahnya harus ditingkatkan menjadi 125 dirham per jam selama jam kerja ekstra.  

Jika seseorang bekerja selama dua jam ekstra antara pukul 21.00 dan 04.00, berhak atas tambahan 50 persen yang ditambahkan ke upah normal sebagai uang lembur. Misalnya, jika seseorang menghasilkan 100 dirham per jam, maka jumlahnya harus ditingkatkan menjadi 150 dirham per jam. 

Pegawai sektor publik memiliki waktu kerja lima jam selama Ramadhan, sementara sektor swasta dikurangi dua jam dari jam normal kerjanya. n Umi Nur Fadhilah

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES