Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Menperin Jamin Iklim Industri Kondusif untuk Investasi

Kamis 23 May 2019 15:11 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nidia Zuraya

Investasi (ilustrasi)

Investasi (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Widodo S. Jusuf
Industri makanan berkontribusi paling besar dalam pertumbuhan investasi dalam negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, industri manufaktur berkontribusi signifikan bagi investasi di Indonesia. Dia memastikan, iklim industri Indonesia aman dan kondusif untuk investasi.

Pada kuartal I 2019, industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 18,5 persen atau senilai Rp 16,1 triliun terhadap realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Untuk itu dia menegaskan, pihaknya berupaya mendorong realisasi komitmen para investor sektor industri yang berminat menanamkan modal di Indonesia.

“Pemerintah akan jaga iklim investasi yang kondusif dan terus memberikan fasilitas berupa insentif fiskal dan nonfiskal,” kata Airlangga dalam keterangan pers yang diterima Republika, Kamis (23/5).

Adapun tiga sektor yang menunjang paling besar pada total PMDN, kata dia, yakni industri makanan yang menggelontorkan dana mencapai Rp 7,1 triliun, disusul industri logam dasar Rp 2,6 triliun dan industri pengolahan tembakau Rp 1,2 triliun.
 
Selanjutnya, industri manufaktur juga berkontribusi hingga 26 persen atau 1,9 miliar dolar AS terhadap realisasi penanaman modal asing (PMA). Dia melanjutkan, tiga sektor yang menopang industri manufaktur yaitu industri logam dasar sebesar 593 juta dolar AS, diikuti industri makanan 376 juta dolar AS, serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia 217 juta dolar AS.

Airlangga optimistis, dengan terciptanya kondisi ekonomi, politik, dan keamanan yang tetap stabil dan terkendali, akan mendukung berjalannya aktivitas usaha atau perindustrian semakin agresif. Menurut dia, iklim usaha yang kondusif menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan para investor di Tanah Air.

“Kami proyeksi tren pertumbuhan industri seusai pemilu akan tetap terjadi,” kata dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA