Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

 

Pemuda Lhokseumawe di Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama

Senin 20 May 2019 11:38 WIB

Red: Irwan Kelana

Organisasi pemuda Lhokseumawe di Banda Aceh menggelar buka puasa bersama dan santunan yatim.

Organisasi pemuda Lhokseumawe di Banda Aceh menggelar buka puasa bersama dan santunan yatim.

Foto: Dok IMPKL
Buka puasa bersama itu dibarengi dengan santunan yatim.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- pemuda lhokseumawe di Banda Aceh menggelar buka puasa bersama   sekaligus santunan anak  yatim. Acara tersebut diadakan di Taman Sari Outlet Cafe Resto,  Banda Aceh, Ahad (19/5).

Ketua Panitia Pelaksana, Mayor CHk Agusti SH mengatakan,  kegiatan ini adalah ajang merajut kembali silaturahim  masyarakat ,pemuda dan mahasiswa di Banda Aceh yang diselingi oleh buka puasa bersama dan santunan anak yatim. 

“Kegiatan ini  harus berlanjut di masa-masa mendatang guna menjalin keakraban dan silaturahim yang kuat di kalangan masyarakat kota Lhokseumawe. Kegiatan ini memang kita lakukan dengan sederhana untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan masyarakat Kota Lhokseumawe di Banda Aceh,” kata Agusti dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (20/5).

Bukber dan santunan itu dihadiri masyarakat Lhokseumawe dari kalangan akademisi, militer, politisi, perbankan, tokoh masyarakat dan pemuda,  serta mahasiswa yang berdomisli di Banda Aceh. Mereka antara lain,TA Khalid, Dr Samsul Bahri (ketua KIP Aceh) Prof  Asnawi, Drs Bukhari (mantan sekdako),  dr Fahrul (wadir RSUZA),  dan Dr dr Indra.

photo
Acara bukber yang diadakan oleh organisasi pemuda Lhokseumawe di Banda Aceh dihadiri oleh berbagai tokoh.

TA Khalid dalam penyampaian sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya panitia pelaksana. Menurutnya, panitia patut diapresiasi.

“Agenda silaturahim  ini harus benar-benar dihidupkan. Kita rajut kembali satu per satu semua kalangan, agar menjadi satu kesatuan yang utuh dan kuat,” ujar TA Khalid.

Ia menambahkan, selain silaturahim,   pembangunan asrama mahasiswa Lhokseumawe di Banda Aceh perlu dilanjutkan kembali. “Ini membutuhkan perhatian semua kalangan masyarakat,” tuturnya. 

Ia juga menasihati semua pengurus agar tetap menjaga silaturahim  dengan baik dan solid. “Karena,  dengan memperkuat silaturahim  dapat menjadi modal utama persatuan dan kreativitas sumber daya Kota Lhokseumawe,” kata TA Khalid.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA