Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Pedagang di Cikini Mulai Siapkan Parsel Lebaran

Rabu 08 May 2019 19:37 WIB

Red: Christiyaningsih

Pekerja menyelesaikan pembuatan parsel di kawasan Cikini, Jakarta (2/6).

Pekerja menyelesaikan pembuatan parsel di kawasan Cikini, Jakarta (2/6).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Para pedagang di kawasan Cikini mulai menjual parsel Lebaran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para pedagang di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, mulai menyiapkan berbagai paket bingkisan (parsel). Parsel-parsel itu disiapkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

"Saya mulai buka kios pada hari ketiga Ramadhan namun belum ada parsel yang terjual," kata Ujang Marna, seorang pedagang sekaligus perajin parsel atau bingkisan di kawasan Cikini, Rabu (8/5).

Ia mengatakan pembuatan paket bingkisan dimulai dari pengerjaan tempat parsel yang terbuat dari kardus dan keranjang. Bingkisan kemudian dihias dengan beragam motif. Satu tempat parsel dapat diselesaikan dalam jangka waktu satu jam. Namun jika model parsel sedikit lebih rumit, Ujang membutuhkan waktu lebih lama.

Untuk isi parsel, dia mengatakan ada yang berisi makanan, minuman, pecah belah, dan sebagainya. Jika bercermin pada tahun-tahun sebelumnya, kata dia, terdapat pula pelanggan yang menyediakan isi parselnya sendiri dan hanya membayar upah jasa pembuatan tempat parsel. Tempat paket parsel umumnya terbuat dari anyaman bambu atau rotan.

"Tahun lalu terjual sekitar 300 parsel. Saya harap tahun ini juga bisa sama atau malah meningkat," ujar pria yang telah berjualan parsel lebaran sejak 1985 ini.

Harga parsel yang dijual di Cikini bervariasi tergantung isi. Untuk parsel makanan biasa dijual seharga Rp 500 ribu. Sedangkan parsel berisi pecah belah dijual Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Pelanggannya pun tidak hanya dari Kota Jakarta melainkan terdapat pesanan dari daerah lain di antaranya Serang dan Lampung. "Biasanya di kawasan ini ramai menjelang Lebaran, bahkan ada sekitar 65 hingga 68 pedagang parsel. Jadi pilihan pelanggan juga bervariasi," kata dia.

Pedagang parsel lainnya yang juga mulai buka pada hari ketiga Ramadhan di kawasan Cikini, Kiki, mengatakan biasanya pelanggan akan ramai saat pertengahan Ramadhan hingga Idul Fitri. Untuk paket parsel buatannya, Kiki menjual seharga Rp 150 ribu hingga Rp 800 ribu per parsel.

Harga itu disesuaikan dengan isi parsel seperti makanan, pakaian, keramik, atau pecah belah. "Pada 2018 terjual sekitar 1.000 parsel dengan pembeli merupakan kalangan menengah ke bawah," ujar dia.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA