Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Pertamina EP Pastikan akan Capai Target Lifting Akhir Tahun

Jumat 17 Mei 2019 22:48 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

Pertamina

Pertamina

Foto: borneomagazine.com
Pertamina optimistis meski di kuartal pertama tercatat belum mencapai target.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina EP (PEP), anak usaha dari Pertamina (Persero) optimistis bahwa target lifting minyak dan gas dari blok-blok yang dikelola PEP akan tetap sesuai dengan target. Meski pada kuartal pertama 2019 ini tercatat lifting minyak dan gas PEP belum mencapai target yang dipasang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Direktur Utama Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, menjelaskan tak tercapainya lifting minyak dan gas karena memang beberapa lifting tidak dialirkan oleh pipa. Beberapa lifting gas perlu dibawa memakai kapal.

"Kalau lifting tidak semua melalui pipa, sumsel, Jambi dan Jabar (Jawa Barat) liftingnya sudah pakai pipa namun beberapa tempat ada yang menggunakan tanker," ujar Nanang di DPR, Kamis (16/5) lalu.

Karena hal tersebut perusahaan perlu melakukan langkah efisiensi karena kapal-kapal tersebut berkapasitas besar. Padahal di satu sisi ada beberapa sumur yang produksinya kecil, sehingga perlu dikumpulkan terlebih dahulu.

"Karena produksinya kecil jadi dikumpulkan dulu misalnya ada yang 10 hari sekali, 2 bulan sekali, 40 hari sekali. Sehingga antara produksi dan lifting tidak sama," ujar Nanang.

Ia pun menjelaskan langkah tersebut perlu dilakukan perusahaan agar dalam distribusi lebih efisien. "Kita akan tetap optimalkan lifting agar ekonomis juga, jangan kita produksinya 1.000 hingga 2.000 ribu barel namun mengirim tanker dengan kapasitas 20 ribu hingga 50 ribu malah nggak efisien jadi menunggu dulu sampai lifting mencapai kapasitas tertentu baru dikirim tanker," ujar Nanang.

Ia pun memastikan meski tampak tak capai target di kuartal pertama ini, namun akhir tahun esok PEP memastikan bahwa target lifting bisa tercapai.

"Tapi nanti di akhir tahun hasilnya sama. Namun beberapa tahun belakangan lifting itu mengejar optimum, jangan setiap yang diproduksi langsung di lifting. Di akhir tahun lifting dan produksi angkanya akan sama," ujar Nanang.

Dalam data SKK Migas,Berdasarkan data per 30 April 2019, lifting minyak PT Pertamina EP hanya mencapai 93 persen dari target lifting APBN sebesar 85 ribu barel oil per day (bopd). Adapun realisasi produksi dan lifting year to date (ytd) masing-masing sebesar 82.200 bopd dan 79.340 bopd.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA