Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Mandiri Syariah Siapkan Uang Tunai Rp 1,31 Triliun

Kamis 16 May 2019 09:26 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Nasabah melakukan transaks melalui ATM Bank Syariah Mandiri. ilustrasi

Nasabah melakukan transaks melalui ATM Bank Syariah Mandiri. ilustrasi

Foto: Republika/Prayogi
Uang tunai akan dialokasikan untuk layanan penukaran uang pecahan kecil dan besar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyiapkan persediaan uang tunai sejumlah  Rp 1,31 triliun. Hal ini untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai masyarakat selama lebaran Idul Fitri 1440 H.

Baca Juga

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza menyampaikan proyeksi persediaan uang tunai tersebut naik 11 persen dari realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 1,17 triliun.

Uang tunai akan dialokasikan untuk layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) dan Uang Pecahan besar (UPB) di lima puluh lima titik Kantor Cabang Mandiri Syariah mulai dari Aceh sampai Sorong. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di ATM yang cenderung akan meningkat selama libur lebaran.

Selain di lima puluh lima titik tersebut, Mandiri Syariah turut serta dalam program Penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) yang diselenggarakan Bank Indonsia di IRTI Monas selama tanggal 13-29 Mei 2019. Kebutuhannya diperkirakan mencapai Rp 390 juta per hari.

"Selama libur lebaran, Mandiri Syariah akan tetap menyediakan layanan operasional terbatas," kata Reza dalam siaran pers, Kamis (16/5).

Masyarakat yang membutuhkan transaksi selama libur lebaran dapat menggunakan layanan kanal elektronik Mandiri Syariah baik ATM, Mandiri Syariah Mobile ataupun Mandiri Syariah Net Banking. Tim IT Mandiri Syariah siap mengoptimalkan layanan fitur untuk memudahkan masyarakat bertransaksi, berbagi, dan beribadah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA