Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

 

Sambut Ramadhan, YBM PLN Bagikan 15 ribu Bingkisan

Ahad 05 May 2019 15:05 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Gita Amanda

Ketua Umum YBM PLN Sulistyo Biantoro

Ketua Umum YBM PLN Sulistyo Biantoro

Foto: Foto: isrimewa
YBM PLN berupaya menebar manfaat kepada dhuafa di seluruh daerah operasionalnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyambut bulan suci Ramadhan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN membagikan bingkisan kepada 15 ribu dhuafa. Lembaga zakat berbasis BUMN ini berusaha untuk menebar manfaat di seluruh daerah operasional PLN di Indonesia.

Dengan mengangkat tema "Ramadhan Menjejak Manfaat", pada Jumat (3/5) lalu, YBM PLN membagikan paket sembako di 15 titik yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Banten secara serentak. Beberapa titik tersebut diantaranya untuk wilayah Jakarta Selatan dilakukan di Cilandak dan Tegal Parang. Wilayah Jakarta Pusat di Tanah Abang, sementara Jakarta Utara di Pulo Gebang dan Koja. Untuk wilayah Bogor dilakukan di Ciampea dan Ciwaringin.

Baca Juga

photo
Menyambut bulan suci Ramadhan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN membagikan bingkisan kepada 15 ribu dhuafa. (Foto: Istimewa)



Pembagian paket sembako dipusatkan di masjid pada masing-masing titik. Setiap titik dibagikan 1.000 paket sembako yang berisi beras 10 kilogram (kg), mi instan 1 dus, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, kecap 580 mililiter dan uang tunai Rp 50 Ribu.

Nilai setiap paket adalah Rp 300 Ribu dan total nilai keseluruhannya sebesar Rp 4,5 miliar. YBM PLN juga memberikan bantuan operasional sebesar Rp 10 Juta untuk setiap masjid yang menjadi lokasi program.

"Program Berbagi Bingkisan Ramadhan ini adalah bentuk kepedulian para pegawai PLN melalui YBM PLN dalam membantu saudara-saudara yang kurang mampu khususnya menjelang bulan Ramadhan ini," ujar Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, dalam keterangan pers yang didapat Republika.co.id, Ahad (5/5).

Salah satu penerima manfaat program Bingkisan Ramadhan, Untah, merupakan difabel netra. Sehari-hari ia hanya seorang penjaja makanan kecil-kecilan di rumahnya. Karena keterbatasan fisiknya, wanita berusia 40 tahun itu hadir di acara didampingi oleh putrinya yang berusia 8 tahun.

"Terima kasih YBM PLN atas bantuannya, saya bersyukur sekali bisa mendapatkan bantuan sembako ini, semoga para pegawai PLN selalu diberikan kelancaran dan keberkahan dalam setiap urusannya," ujar Untah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES