Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

 

Arus Mudik Via Tol Tangerang-Merak Diprediksi Naik 15 Persen

Rabu 15 Mei 2019 08:00 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pihak pengelola tol Tangerang-Merak mengaku telah menyiapkan beberapa cara untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan jelang mudik lebaran.

Pihak pengelola tol Tangerang-Merak mengaku telah menyiapkan beberapa cara untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan jelang mudik lebaran.

Foto: Republika/Wihdan
Volume kendaraan diperkirakan mencapai 173 ribu lebih saat puncak arus mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen PT Margamandala Sakti (MMS) memperkirakan volume lalu lintas (lalin) mudik Lebaran 1440 H melalui jalan tol Tangerang-Merak mengalami kenaikan 15 persen dibandingkan Lebaran 1439 H. Demi menjamin keamanan arus mudik, MMS telah berkoordinasi dengan kepolisian, termasuk untuk pengaturan kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten.

"Kami perkirakan volume kendaraan mencapai 173 ribu lebih saat puncak H-5," kata Presiden Direktur MMS, Krist Ade Sudiyono di Tangerang, Selasa (14/5) malam.

Krist menjelaskan, dibandingkan Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) lalin lebaran kali ini mengalami kenaikan 19 persen sebanyak 145 ribu kendaraan. Sedangkan untuk total kendaraan dari H-7 sampai dengan H+7 Lebaran 1440 H diperkirakan mencapai 2 juta kendaraan dengan puncak kepadatan lalu lintas terjadi saat H-5 untuk mudik dan H+3 (tanggal 9 Juni 2019) untuk arus wisata ke Pantai Anyer dan sekitarnya.

Krist mengatakan, hal penting yang harus diantisipasi dengan naiknya pemudik adalah pengaturan lalin di Pelabuhan Merak. Untuk itu, perusahaan berkontribusi mengatasi masalah tersebut dengan menyediakan kantong-kantong parkir.

Hal utama lain yang harus disediakan terkait naiknya arus mudik, menurut Krist, adalah ketersediaan uang tunai. MMS telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk ketersediaan uang di titik-titik ATM yang akan dilewati pemudik.

Krist mengungkapkan, jalan tol Tangerang-Merak merupakan titik nol untuk jaringan jalan tol bagi pemudik yang akan menuju Barat (Sumatra) dan Timur menuju berbagai lokasi di Pulau Jawa. Ia pun mengatakan, persiapan harus matang untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pemudik.

Saat ini, jalan tol Tangerang-Merak sedang dilaksanakan pekerjaan peningkatan jalan dari tiga lajur menjadi empat lajur, terutama untuk ruas Balaraja Timur sampai Cikande maupun sebaliknya. Menurut Krist, selama arus mudik, seluruh pembatas perbaikan akan dibuka agar tidak menganggu lalin.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES