Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

 

Air Putih Vs Es Teh Manis, Mana yang Baik untuk Berbuka?

Selasa 14 May 2019 17:00 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Es teh manis.

Es teh manis.

Foto: Republika/Rachmawaty La'lang
Banyak orang yang memilih berbuka puasa dengan minum es teh manis daripada air putih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk buka puasa nanti, minum apa baiknya? Banyak orang memilih minum es teh manis atau es buah sebagai takjil.

Namun, ternyata minuman yang disarankan untuk menjadi menu berbuka puasa sekaligus menjadi pelepas dahaga adalah air putih. Head of Nutrifood Research Center, Astri Kurniati menyarankan, membatalkan puasa sebaiknya dengan air putih.

“Menjelang berbuka, kondisi tubuh pasti sedang haus banget. Oleh sebab itu, minuman yang baik untuk berbuka itu air putih,” ujar Astri di wilayah Jakarta Pusat, Senin (13/5).

Astri pun menyarankan untuk menyegerakan minum air putih. Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari dehidrasi.

Selanjutnya makan apa? Astri menganjurkan untuk memakan buah-buahan yang tinggi serat dan karbohidrat sederhana. Untuk menu makan besarnya nanti, selipkan juga sayuran yang tinggi serat.

Menu dengan kandungan karbohidrat sederhana, menurut Astri, cocok dihidangkan sebagai menu berbuka puasa. Setelah cadangan energi habis karena beraktivitas, karbohidrat sederhana bisa memasok energi secara cepat.

Baca Juga

“Buah-buahan itu nggak cuma memberi energi, tapi juga memberikan serat dan mineral. Karbohidrat sederhana berguna untuk memulihkan energi lebih cepat, namun tetap dalam jumlah yang tidak berlebihan,” jelas dia.

Oleh sebab itu, dia menyarankan pada saat berbuka untuk menghindari terlalu banyak gula. Contohnya, gula pada es teh manis.

Menurut Astri, selain dapat menaikkan kadar gula dalam darah, gula di teh manis juga sebenarnya dapat membuat lebih haus. Hal itu dikarenakan adanya efek sensorik rasa gula pada mulut.

“Jadi setelah meminum es teh memang terasanya ingin lagi, ya karena ada efek tersebut. Maka lebih baik dihindari gula yang berlebih,” ungkap Astri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA