Wagub Sumbar Ingatkan Remaja tak Ganggu Ketenangan Ramadhan

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

 Selasa 14 May 2019 14:59 WIB

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit. Foto: Antara Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit.

Wagub Sumbar minta orang tua tak memberikan kebebasan begitu saja kepada anak.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG--Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit merasa di beberapa titik di Kota Padang ada banyak aktivitas para remaja yang mengganggu ketentraman warga saat malam hari. Wagub mendengar ada banyak pemuda dan remaja yang masih berkeliaran semalaman sampai subuh untuk kebut-kebutan sepeda motor.

"Kalau sudah jam 2 atau jam 3 (dini hari) itu sangat ribut sekali karena bunyi knalpot motor di depan rumah dinas saya, sehingga mengganggu istirahat," kata Nasrul di Padang, Selasa (15/5).

Nasrul juga meminta para orang tua agar tidak terlalu memberikan kebebasan kepada anak-anak mereka dalam menggunakan sepeda motor. Begitu juga dengan memberikan izin kepada putra dan putrinya berkeluyuran saat malam Ramadhan.

Selain buruk untuk kondisi tubuh para remaja tersebut menurut Nasrul aksi mereka kebut-kebutan di jalan raya malam hari dengan kenalpot yang keras juga mengganggu warga yang ingin istirahat atau badah malam.

Parahnya kata Nasrul bila sudah kebut-kebutan di jalan raya dan menggunakan suara kenalpot yang keras juga rentan dengan perselisihan antara kelompok. Sehingga berpotensi terjadi keributan dan tawuran yang juga nantinya akan merugikan warga.

"Kami mengajak para remaja untuk menimbulkan rasa sadar untuk tidak membuat onar dan keributan, apalagi sekarang bulan puasa. Pihak petugas tentu tidak bisa mengawasi karena jumlahnya terbatas, apalagi kejadian diwaktu istirahat pula," ujar Nasrul.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X