Tuesday, 16 Zulqaidah 1441 / 07 July 2020

Tuesday, 16 Zulqaidah 1441 / 07 July 2020

Mendagri Apresiasi Prajurit TNI Pengawal Pemilu yang Gugur

Selasa 14 May 2019 14:34 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Muhammad Hafil

Petugas KPPS meninggal

Petugas KPPS meninggal

Foto: republika
Ada tiga prajurit TNI yang gugur ketika mengawal pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, memberikan penghargaan kepada prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019. Dari unsur TNI, ada tiga prajurit yang gugur dalam tugas selama pelaksanaan pemilu serentak itu.

"Ada petugas atau anggota TNI yang meninggal dunia dalam tugas itu. Maka kami memberikan piagam penghargaan kepada keluarga korban. Kami sampaikan kepada lembaga untuk menyampaikan langsung kepada keluarga anggota TNI yang meninggal," ujar Tjahjo di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (14/5).

Pada kesempatan tersebut, Tjahjo menyerahkan piagam penghargaan dan piagam duka cita kepada prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019. Piagam tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto.

Adapun tiga prajurit yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019 itu, yakni Serka Muningkat, Babinsa Ramil 18 Plemahan Kodim 0809/Kediri, Korem 082/CPYJ, Serka Yosef Yoachim Lilik Edhi Susanto, Babinsa Cipedak Koramil 08/Jagakarsa, Kodim 0504/JS Korem 051/Wkt, dan Serda Aju, Babinsa Koramil-02/Batuceper, Kodim 0506/Tgr Rem 052/Wkr Dam Jaya.

"Itu adalah bentuk apresiasi, bentuk penghormatan kami, ucapan terima kasih membangun kebersamaan. Karena apapun, suksesnya pemilu ya tadi, KPU diback up oleh TNI-Polri, oleh pemerintah baik pusat maupun daerah secara keselruhan," jelasnya.

Di samping itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, hingga Jumat (10/5) pagi, jumlah kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) mencapai 469 orang. Dengan begitu, jumlah seluruh petugas Pemilu 2019 yang meninggal menjadi 583 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 469 petugas KPPS, 92 orang petugas pengawas dan 22 petugas keamanan. Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, mengatakan, selain KPPS yang meninggal, ada pula 4.602 KPPS jatuh sakit saat bertugas.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA