Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Bupati Kulon Progo akan Terbitkan Izin Jalur KA Bandara

Senin 13 May 2019 17:49 WIB

Red: Nur Aini

Penumpang berada di dalam Kereta Api (KA) Bandara di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (8/5/2019).

Penumpang berada di dalam Kereta Api (KA) Bandara di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (8/5/2019).

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Penerbitan izin jalur KA Bandara Kulon Progo ditarget tidak lebih dari 10 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Bupati Kulon Progo, DIY, Hasto Wardoyo mengatakan pihaknya segera menerbitkan izin penetapan lokasi (IPL) untuk pembangunan jalur kereta api ke Bandara Internasional Yogyakarta (BIY).

Baca Juga

"Harapan saya tidak lebih dari 10 hari dari sekarang (IPL sudah keluar)," kata Hasto di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (13/5).

Menurut Hasto, IPL harus segera dikeluarkan karena untuk membangun seluruh rangkaian akses kereta api ke bandara baru, termasuk membangun Stasiun Kedundang, Temon pada tahun ini diperlukan upaya cepat.

"Makanya saya juga harus konsultasi pada beliau (Gubernur DIY), mohon arahan petunjuk, namanya mengeluarkan IPL kan kalau tidak hati-hati kadang-kadang bisa di-PTUN-kan," kata dia.

Hasto menjelaskan nantinya jalur kereta api yang dibangun dari Stasiun Kedundang ke Bandara Internasional Yogyakarta memiliki panjang 5 kilometer dengan luasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai 15-20 hektare. "Pasti ada yang kena pembebasan lahan," kata dia.

Menurut dia, pembangunan jalur kereta ke Bandara Internasional Yogyakarta akan menggunakan anggaran dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pembangunannya ditargetkan sudah ada progres dalam waktu satu tahun ini. "Kalau tidak ditarget seperti ini kan nanti lelet (lambat). Ini kan sudah dikerjakan tim amdal dari provinsi (Pemda DIY), saya tinggal mengeluarkan (IPL) secara resmi," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA