Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

 

Tol Lampung Kurangi Kemacetan di Jalinsum Selama Mudik

Senin 13 May 2019 16:53 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Hasanul Rizqa

Sejak diresmikan Jumat (8/3), pengguna jalan tol trans sumatra  Bakauheni - Terbanggi Besar Lampung 15 ribu kendaraan per hari.

Sejak diresmikan Jumat (8/3), pengguna jalan tol trans sumatra Bakauheni - Terbanggi Besar Lampung 15 ribu kendaraan per hari.

Foto: Republika/Mursalin Yasland
Selama ini, jalan lintas Sumatra marak kemacetan selama mudik

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Adanya Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Bakauheni–Pematang Panggang dinilai dapat mengurangi titik-titik kemacetan selama arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini. Selama ini, jalan lintas Sumatra (Jalinsum) marak diwarnai kemacetan saat momen tahunan tersebut.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung, Qudrotul Ikhwan. Menurut dia, akan terjadi pengurangan titik-titik kemacetan arus lalu lintas setelah ruas JTTS beroperasi dan berfungsi selama arus mudik dan balik.

“Jalan tol beroperasi mengurangi titik rawan kemacetan di jainsum,” katanya, Senin (13/5).

Arus kendaraan mobil pribadi, bus, truk, dan sebagainya dapat melintas di JTTS mulai Pelabuhan Bakauheni hingga Pematang Panggang (Mesuji). Begitu juga sebaliknya.

Dengan demikian, sambung dia, volume arus kendaraan yang melintas di Jalinsum atau jalan lintas pantai timur (Jalinpatim) dalam wilayah Provinsi Lampung diprediksi akan berkurang.

Menurut Qudrotul, titik-titik rawan kemacetan di Jalinsum masih akan terjadi pada pintu masuk JTTS. Yakni, mulai dari Natar, Branti, Terbanggi Besar, termasuk di Bandar Jaya.

Namun, sejak beroperasinya JTTS ruas Bakauheni–Terbanggi Besar sepanjang 140,04 km, dan berfungsinya JTTS ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang sepanjang 100 km beban volume arus kendaraan di Jalinsum atau Jalinpatim dapat diminimalkan.

Seperti arus mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya, ruas jalinsum yang kerap menjadi langganan macet. Di antara titik-titik kemacetan adalah Pasir Putih, Panjang, Natar, Simpang Tegineneng, hingga Unit II Tulangbawang. Titik-titik itu berdampingan dengan ruas jalan tol Bakauheni-Pematang Panggang.

Di ruas jalan lintas tengah titik kemacetan masih akan terjadi di Pasar Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara, Pasar Talangpadang (Tanggamus), Pasar Pringsewu, Pasar Gading Rejo (Pringsewu). Menurut dia, kemacetan di Pasar Bandar Jaya, akan terjadi karena terdapat pintu masuk dan keluar jalan tol.

Korps Lalu Lintas Polri ruas Terbanggi Besar hingga Pematang Panggang akan dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri pada 28 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019. Selama jalan tol fungsional pada arus mudik dan balik, pengerjaan jalan tol dihentikan sementara, dan material dibersihkan.

JTTS Terbanggi Besar menuju Pematang Panggang dimulai pada KM 140 hingga KM 238. Ruas tol tersebut dibuka pada pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pemudik tidak diperkennkan melintas di ruas tol tersebut pada malam hari, karena minim lalu jalan dan rambu-rambu lalu lintas.

Sementara itu, ruas JTTS Pematang Panggang hingga Kayuagung (Sumatra Selatan) dan Palembang, Kementri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga akan mengfungsikan jalan tol selama arus mudik dan balik Lebaran.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu, jalur tol Bakauheni hingga Palembang sudah fungsional, namun masih minim lampu jalan dan rambu lalu lintas, serta rest area.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA