Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Budi Budiman Kembali ke Tasik Meski Berstatus Tersangka

Kamis 09 May 2019 21:23 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Foto: Republika/Prayogi
Dia akan kembali ke Tasikmalaya selama masih belum ditahan.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Tersangka kasus korupsi, Budi Budiman, diperbolehkan pulang usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis (9/5). Ketua tim kuasa hukum Budi, Bambang Lesmana mengatakan, kliennya akan kembali ke Tasikmalaya selama masih belum ditahan.

Baca Juga

"Alhamdulillah diperbolehkan pulang. Nanti kapan saja diperlukan, KPK akan memanggil," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (9/5).

Menurut dia, belum ditahannya Wali Kota Tasikmalaya itu merupakan keputusan dari dari pimpinan komisi antirasuah. Pasalnya, tim kuasa hukumnya sebelumnya juga telah melakukan permohonan untuk penangguhan penahanan secara lisan, usai penyidik KPK memeriksa Budi di Tasikmalaya, Rabu (24/4).

Ia menambahkan, permohonan itu diajukan lantaran saat ini masih dalam nuansa bulan Ramadhan. Karena itu, ia meminta kliennya tidak ditahan dulu oleh KPK. "Karena pemeriksaan sudah beres dan berdasarkan atasan KPK diperbolehkan pulang, kita pulang ke Tasikmalaya," kata dia.

Bambang mengatakan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Budi sampai saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Tasikmalaya. Adapun ke depan ada kebijakan mengenai jabatannya sebagai kepala daerah, kliennya siap mengikuti aturan.

                                                                                                                                                                                     

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA