Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

 

Stok Kantong Darah di Tasik Berkurang 50 Persen

Kamis 09 May 2019 17:19 WIB

Rep: Bayu Adji/ Red: Muhammad Hafil

Donor darah (ilustrasi)

Donor darah (ilustrasi)

Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Kebutuhan PMI setiap bulannya mencapai 1.500 kantong.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Memasuki bulan Ramadhan, jumlah pendonor darah di Unit Transfusi Darah Cabang Palang Merah Indonesia (UTDC PMI) Kabupaten Tasikmalaya menurun hingga 50 persen. Akibatnya, stok darah untuk kebutuhan dua pekan ke depan terancam berkurang.

Kepala Bidang Umum PMI Kabupaten Tasikmalaya Tonton Ferdian mengatakan, kebutuhan PMI setiap bulannya mencapai 1.500 kantong, sementara untuk bulan ini baru tersedia 600 kantong.

"Apabila jumlah pendonor darah menurun, otomatis stok darah akan berkurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Prediksinya, 600 labu hanya cukup untuk kebutuhan dua minggu ke depan," kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (9/5).

Ia mengakui, ketika bulan Ramadhan memang banyak orang yang enggan/malas mendonorkan darahnya. Umumnya, masyarakat beralasan donor darah saat menjalankan ibadah puasa dapat membatalkan puasa. Selain itu, ada pula rasa takut setelah mendonorkan darah dapat mengganggu aktivitas keseharian saat sedang berpuasa.

Padahal, lanjut dia, donor darah saat Ramadhan tidak membatalkan puasa. Berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tanggal 22 Rabi'ul Akhir 1421 H / 24 Juli 2000 tentang hukum donor darah bagi yang sedang berpuasa menyebutkan, pengeluaran darah dari orang yang sedang menunaikan ibadah puasa tidak membatalkan atau mengurangi kesempurnaan ibadah puasa orang yang menjalankan. Bahkan, sumbangan darah dari orang disamakan dengan satu amal yang dilakukan di bulan puasa.

Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya KH Ii Abdul Basyit menegaskan, donor darah tidak membatalkan puasa pada bulan Ramadhan. Menurut dia, ulama-ulama sudah sepakat akan aturan itu.

Karena itu, ia mengimbau umat Muslim untuk tak takut mendonor saat sedang berpuasa. Apalagi, donor darah juga termasuk kegiatan sosial untuk membantu sesama manusia.

"Kalaupun takut mengganggu berpuasa, bisa donor darah malam hari setelah berbuka," kata dia.

Sementara itu, Ketua Keluarga Donor Darah (KDD) Tasikmalaya Dodi Kurniawan mengatakan, pihaknya akan menyiagakan anggota untuk memenuhi ketersediaan darah di Tasikmalaya. Menurut dia, KKD Tasikmalaya akan melakukan gerakan donor darah darah massal di bulan puasa Ranadhan kali ini.

"Kita menargetkan sekitar 300 kantong darah," kata dia.

Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES