Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Juan Guaido Tuding Agen Intelijen Venezuela Tangkap Wakilnya

Kamis 09 May 2019 13:30 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Venezuela di Central University of Venezuela di Caracas, Jumat (8/2).

Pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Venezuela di Central University of Venezuela di Caracas, Jumat (8/2).

Foto: AP Photo/Ariana Cubillos
Agen intelijen Venezuela disebut menahan wakil presiden National Assembly.

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Ketua oposisi Venezuela Juan Guaido yang memimpin badan legislatif National Assembly mengatakan agen intelijen pemerintah telah menahan wakilnya. Itu merupakan penangkapan pertama sejak Guaido mencoba memicu pemberontakan militer pada pekan lalu. 

Baca Juga

Edgar Zambrano, wakil presiden National Assembly melalui media sosial Twitter mengatakan agen dari badan intelijen Sebin menggunakan mobil derek yang menarik mobilnya. Zambrano mengatakan mereka membawanya ke markas Sebin di Caracas. 

Pada Selasa (7/5), badan legislatif pro-Maduro Constituent Assembly mencabut kekebalan hukum Zambrano dan enam legislator lainnya yang membuat para anggota parlemen itu dapat ditahan. 

Sebelumnya Mahkamah Agung Venezuela menuduh para legislator itu atas konspirasi, pemberontakan, dan pengkhianatan. Pada Rabu, tiga orang anggota legislatif oposisi lainnya juga menghadapi tuduhan yang sama.  

Oposisi pemerintah Maduro mengatakan presiden Venezuela itu mengisi pengadilan dengan pendukung-pendukungnya. Pada pekan ini, pemerintah AS mengancam akan memberikan sanksi kepada semua anggota peradilan Venezuela. 

Upaya pemberontakan yang dipimpin Guaido, kepala negara yang diakui Amerika Serikat dan sebagian besar negara Barat, gagal menggulingkan Maduro. Presiden dari Partai Sosialis itu menyebut pemberontakan tersebut sebagai upaya kudeta. 

"Salah satu konspirator penting kudeta telah ditangkap, mereka harus membayar di hadapan pengadilan atas kudeta gagal yang coba mereka lakukan," kata Kepala Constituent Assembly Diosdado Cabello. 

Di Twitter, Zambrano mengatakan agen Sebin mengelilingi mobilnya dari markas  Democratic Action Party yang terletak di distrik La Florida, Caracas. Zambrano mengatakan ia terkejut dengan kehadiran agen Sebin

"Setelah menolak membiarkan kami meninggalkan kendaraan, mereka menggunakan mobil derek untuk memaksa membawa kami langsung ke (markas Sebin) Helicoide. 

Belum diketahui apakah Zambrano sudah tiba di Helicoide atau belum. Guaido menganggap Zambrano sebagai wakil presiden sementara karena ia mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai presiden sementara setelah mengatakan Maduro mencurangi pemilu tahun lalu yang memenangkannya di periode kedua.

"Rezim menculik wakil presiden pertama," kata Guaido di Twitter. 

Badan legislatif bentukan Maduro, Constituent Assembly mencabut kekebalan parlemen Guaido dari awal April lalu. Tapi sejak saat itu pemerintah Maduro belum menahannya. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA