Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Mentan: Posisi Pangan Indonesia Semakin Baik

Kamis 09 May 2019 05:00 WIB

Red: Nidia Zuraya

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Foto: Foto: Istimewa
Laju inflasi pangan nasional turun hingga sembilan persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa posisi pangan Indonesia semakin baik dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hal ini terlihat dari laju inflasi pangan Indonesia.

"Bukti kalau pangan kita tiga tahun terakhir berada di posisi yang membaik adalah data BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan inflasi pangan pada 2014 sebesar 10,56 persen, sedangkan pada 2017 turun menjadi 1,26 persen," jelas Amran, Rabu (8/5).

Amran menambahkan bahwa turunnya inflasi pangan hingga sembilan persen tersebut membuat harga kebutuhan pokok berada di posisi baik dan aman. Selain itu, lanjut dia, ekspor beberapa komoditas seperti bawang merah dan jagung juga terus meningkat signifikan.

"Ekspor kita pada 2014 adalah 33 juta ton untuk seluruh komoditas pertanian. Sedangkan pada 2018 mencapai 42 juta ton," tutur Amran.

Sementara itu, Amran juga optimistis bahwa stok bahan pokok seperti beras, bawang putih, dan bawang merah dapat stabil di harga acuan dan memenuhi permintaan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2019.

"Harga beras turun, dan stok ada dua juta ton lebih. Yang naik ekstrem seperti bawang putih, sudah antisipasi beli dua kali lipat dari kebutuhan. Bawang merah juga stoknya lebih dari cukup," ujarnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA