Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Dampak Aksi Terorisme, Wisatawan Hindari Kunjungi Sri Lanka

Selasa 07 May 2019 23:22 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Turis menikmati beragam buah yang tersaji di salah satu hotel di Sri Lanka. Pariwisata merupakan sumber pendapatan besar di Sri Lanka.

Turis menikmati beragam buah yang tersaji di salah satu hotel di Sri Lanka. Pariwisata merupakan sumber pendapatan besar di Sri Lanka.

Foto: EPA
Jumlah Wisatawan ke Sri Lanka Anjlok 7.5 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO— Kedatangan wisatawan mancanegara di Sri Lanka anjlok 7,5 persen pada April, karena para wisatawan menghindari negara kepulauan tersebut pascapengeboman mematikan pada Minggu Paskah. 

Baca Juga

"Ini merupakan dampak langsung dari serangan. Terdapat banyak pembatalan," kata Kishu Gomes, pimpinan Otoritas Pengembangan Pariwisata Sri Lanka kepada Reuters.

Kunjungan wisatawan asing pada April anjlok menjadi 166.975 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 180.429. Jumlah tersebut menandai penurunan bulanan terbesar sejak berakhirnya perang saudara satu dekade lalu.

Lebih dari 250 orang tewas, termasuk 42 warga asing, saat pengebom bunuh diri menyerang sejumlah gereja dan hotel mewah di Pulau Samudera Hindia pada 21 April. 

 

 

sumber : Reuters/Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA