Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

 

Tips Memilih Kurma Berkualitas Menurut Ahli Gizi

Selasa 07 Mei 2019 12:03 WIB

Red: Christiyaningsih

Pedagang merapikan kurma dagangannya di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Pedagang merapikan kurma dagangannya di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Untuk mendapat khasiat kurma harus diawali dari memilih kurma berkualitas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengkonsumsi buah kurma mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Namun untuk mendapatkan khasiat buah asal Timur Tengah itu harus diawali dengan memilih kurma yang berkualitas.

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB Ahmad Sulaeman mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli kurma. "Hampir semua jenis buah kurma memiliki khasiat, apa saja jenisnya, khasiatnya hampir-hampir mirip, yang terpenting itu kesegarannya," kata Ahmad.

Saat membeli kurma pastikan kurma yang dibeli dalam kondisi segar dan masih baru. Jangan membeli kurma yang sudah lama tersimpan.

Menurut dia, beberapa pedagang ada yang biasa menyetok kurma dan disimpan dalam waktu lama. Ini dilakukan pedagang guna memanfaatkan harga beli yang rendah kemudian menjual pada momen tertentu saat harganya tinggi.

Kualitas kurma akan rusak jika penyimpanan tidak memperhatikan faktor kebersihan lingkungan. Menyimpan dalam kamar tanpa pengemasan yang baik dapat menyebabkan kurma berkutu. "Pengemasan dan penyimpanan penting," katanya.

Ahmad mengatakan membeli kurma yang bagus dapat dilihat dari beberapa tanda yakni kurma terlihat mengilap dan tidak terlalu kering. Kurma yang baik terlihat semi basah dengan kadar air sekitar 21 persen.

Ia menjelaskan pada kurma yang bagus atau baru akan ada cairan menyerupai dodol. Kurma yang bagus akan kelihatan basah, saat dibuka strukturnya elastis, lembut ketika digigit, dan rasanya juga enak.

Memilih kurma juga bisa dicium dari aromanya yang khas. Kurma yang baru akan tercium aroma segarnya, tidak bercampur dengan aroma lain atau aroma sudah lama tersimpan. "Pastikan kurmanya tidak ada kutu," kata dia.

Menurut Ahmad, kandungan gula dalam kurma yang tinggi membuat kurma mudah ditempeli debu dan pasir. Karena itu perlu diperhatikan tempat penyimpanannya agar tidak ada kotoran yang menempel.

Ia mengajurkan agar membeli kurma dalam kemasan tetapi harus diperhatikan tanggal kadaluarsa. Ahmad mengingatkan jangan membeli stok lama. "Beli kurma yang segar-segar," katanya.

Agar kurma yang dibeli tetap bagus kualitasnya perlu diperhatikan suhu kamar penyimpanan. Lama waktu penyimpanan yang baik dengan suhu kamar hanya sebulan. Kurma yang disimpan di dalam ruang bersuhu sejuk harus dibungkus dalam plastik berklip atau dalam kontainer plastik yang kedap udara.

Penyimpanan lebih lama dapat dilakukan dalam kontainer plastik yang diletakkan dalam kulkas atau dalam freezer di bagian paling bawah. Masa penyimpanan ini bisa bertahan selama tiga bulan. "Kurma yang disimpan dalam freezer sebelum dikonsumsi didiamkan dulu selama tiga jam baru bisa dimakan," kata Ahmad.

Baca Juga

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA