Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Pelemahan Rupiah Musiman?

Kamis 02 May 2019 19:17 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolanda

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dollar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dollar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Sentimen risk off memperkuat nilai tukar dolar AS sejak Mei 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan rupiah dalam sepekan terakhir dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko  menyampaikan sentimen risk off masih mewarnai pasar keuangan global.

"Sentimen risk off memicu pelemahan indeks saham global diikuti penguatan tajam nilai tukar dolar AS naik ke level tertinggi sejak Mei 2017," kata dia di kompleks BI, Kamis (2/5).

Baca Juga

Rilis data ekonomi negara maju memperkuat kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan turunnya inflasi AS. Selain itu karena berlanjutnya pelemahan nilai tukar peso Argentina dan lira Turki. 

Onny menambahkan BI berkomitmen untuk menjaga stabilitas eksternal agar dana asing bisa masuk. Instrumen keuangan dalam negeri dijaga agar tetap menarik bagi investor.

Pelemahan rupiah diproyeksi akan tetap terjadi sekitar bulan April-Juni karena kebutuhan dolar AS yang tinggi. Onny mengatakan pada bulan-bulan tersebut adalah musimnya korporasi bagi dividen, bunga, bayaran pokok dan lain-lain.

"Namun BI menempuh sejumlah langkah untuk menjaga pasokan dolar AS agar terkendali," kata dia.

Pelemahan rupiah pada bulan-bulan tersebut musiman terjadi. Sama seperti inflasi yang diproyeksikan naik saat bulan-bulan menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut JISDOR, nilai tukar rupiah per 2 Mei yakni Rp 14.245 per dolar AS. Level tersebut melemah 133 bps dari posisi sekitar sepekan lalu pada 24 April di posisi Rp 14.112.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA