Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Kata BMKG Soal Hujan Tiba-Tiba di Musim Kemarau

Rabu 01 May 2019 06:29 WIB

Red: Ani Nursalikah

Hari hujan.

Hari hujan.

Foto: Pixabay
Perubahan cuaca secara mendadak karena gangguan iklim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengingatkan hujan deras tiba-tiba di musim kering saat ini banyak dipengaruhi oleh Madden Julian Oscillation (MJO) karena perubahan iklim. "Perubahan iklim memicu hujan deras tiba-tiba meski musim kering atau kemarau," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal di Jakarta, Selasa (30/4).

Dia mengatakan perubahan iklim salah satunya dipicu pemanasan global. Semakin iklim berubah maka kemungkinan terjadinya gangguan cuaca semakin sering.

Menurut dia, terdapat pemahaman masyarakat yang sifatnya hitam putih bahwa saat musim kering tidak ada hujan dan saat musim penghujan tidak mengalami kering-kerontang. Padahal, kata dia, dalam beberapa waktu akan terjadi perubahan cuaca secara mendadak karena perubahan iklim yang dipicu rusaknya laut dan hutan (deforestasi).

Laut dan hutan merupakan dua unsur alam yang penting untuk menyerap karbon. Dengan penyerapan karbon yang cukup oleh laut dan vegetasi hutan akan mengurangi pemanasan global.

"Saat ini banyak yang buang sampah plastik ke laut. Laut penyerap karbon yang efektif. Ketika kotor maka fungsinya sebagai penyerap karbon akan berkurang. Tumbuhan hijau juga penyerap karbon tapi saat ini mulai berkurang jumlahnya," kata dia.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA