Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Situng KPU Sudah Sampai 50 Persen, Jokowi Masih Unggul

Senin 29 Apr 2019 14:45 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jokowi unggul dengan raihan 56,21 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Data yang masuk ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin pukul 09.30 WIB sudah mencapai 409.004 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS atau sekitar 50,286 persen.

Berdasarkan data di situs tersebut, TPS dari 27 provinsi dan luar negeri sudah memasukkan lebih dari 50 persen data. Bengkulu adalah satu-satunya Provinsi yang sudah mengunggah 100 persen.

Adapun delapan provinsi lagi yang input datanya masih di bawah 50 persen, di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Banten dan DKI Jakarta

Menurut hitung sementara tersebut pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin masih unggul dengan perolehan 42.948.044 suara atau sekitar 56,21 persen dari pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno dengan 33.452.415 suara atau sekitar 43,79 persen.

Hasil penghitungan sementara tersebut bisa diakses melalui pemilu2019.kpu.go.id yang datanya terus diperbarui secara berkala. Data yang dimasukkan ke Situng adalah data formulir C1 atau hasil penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.

Penghitungan suara pada Situng seringkali disebut dengan real count KPU dan merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut memantau hasil Pemilu 2019.

Namun, data Situng bukan hasil resmi karena penetapan rekapitulasi suara akhir tetap dilakukan berdasarkan penghitungan manual berjenjang dari kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, kemudian nasional.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA