Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

AP I Pastikan Kesiapan Transportasi Bandara Yogyakarta

Kamis 25 Apr 2019 19:53 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Esthi Maharani

Suasana pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo. Rencananya, bandara tersebut akan dioperasionalkan pada 29 April 2019.

Suasana pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo. Rencananya, bandara tersebut akan dioperasionalkan pada 29 April 2019.

Foto: Dok Sumber Angkasa Pura I (Persero)
Sejumlah operator angkutan darat siap mendukung mobilitas calon penumpang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) memastikan kesiapan transportasi pendukung di Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo. Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan sejumlah operator angkutan darat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap mendukung mobilitas calon penumpang dari dan menuju bandara.

"Operator transportasi darat yang telah menyatakan siap beroperasi antara lain Perum Damri, PT Keren Transindo Sejahtera (SatelQu), operator taksi Primkopau II, dan Organda DIY," kata Faik dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika, Kamis (25/4).

Selain itu, lanjut dia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) juga sudah menyiapkan rute kereta api menuju Stasiun Wojo di Purworejo. Hal tersebut untuk menunjang mobilitas menuju Bandara Internasional Yogyakarta. 

Faik mengatakan Perum Damri menyiapkan 12 unit armadanya. Bus tersebut dan akan melayani empat trayek pada tahap awal, yaitu Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)-Yogyakarta (Kantor Damri Cabang Yogyakarta), YIA-Stasiun Wojo, YIA-Magelang (Candi Borobudur), dan YIA-Kebumen via Purworejo (Hotel Patra) pulang dan pergi.

Sedangkan SatelQu juga menyediakan sembilan unit bus. Bus dari SatelQu akan melayani tiga rute yaitu Banjarnegara-Wonosobo-Purworejo-YIA-Bandara Adisutjipto, Cilacap-YIA-Bandara Adisutjipto, dan Purwokerto-YIA-Bandara Adisutjipto pulang dan pergi.

Sementara bagi calon penumpang pesawat udara yang ingin menggunakan moda transportasi kereta api, Faik mengatakan KAI menyiapkan enam rute perjalanan. KAI menyiapkan satu rangkaian kereta yang akan melayani perjalanan dari Stasiun Maguwo yang berada di Bandara Adisutjioto, Stasiun Tugu, kemudian menuju Stasiun Wojo sebanyak empat kali perjalanan pulang pergi dan dua lainnya akan dilayani dengan KA Solo Ekspres relasi Solobalapan-Kutoarjo.

"Dari Stasiun Wojo, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju YIA menggunakan shutlle bus (Damri) yang tersedia, dengan waktu tempuh sekitar sepuluh menit," tutur Faik.

Faik mengharapkan dengan adanya dukungan dan pilihan berbagai moda angkutan darat tersebut dapat memudahkan calon penumpang Bandara Internasional Yogyakarta. Dengan begitu akan memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan dari dan menuju Bandara Internasional Yogyakarta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA