Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Pemilu Aman, Rusia Tingkatkan Investasi di Indonesia

Rabu 24 Apr 2019 21:20 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Rusia, Lyudmila Georgievna Vorobiev, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Kuningan, Jakarta (24/4).

Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Rusia, Lyudmila Georgievna Vorobiev, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Kuningan, Jakarta (24/4).

Foto: dpd
Rusia berencana berinvestasi sebesar 25 miliar dolar AS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mengadakan pertemuan untuk membahas peningkatan investasi negara Rusia di Indonesia. Rusia mengapresiasi pelaksanaan pemilu yang berjalan baik, sehingga menganggap kerja sama investasi di Indonesia perlu ditingkatkan.

Dalam pertemuannya dengan Duta Besar Rusia, Lyudmila Georgievna Vorobiev, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Kuningan, Jakarta (24/4), Oesman Sapta menjelaskan bahwa negara Rusia  berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Apalagi situasi di Indonesia sangat kondusif untuk investasi, meskipun baru saja dilaksanakan pemilu.

"Mereka sudah merencanakan 25 miliar dolar AS untuk investasi di Indonesia. Ada kereta api, alumunium, dan masalah transport lainnya yang sedang mereka bicarakan," kata Oesman Sapta.

Oesman Sapta juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jalinan kerja sama yang sudah ada antara Indonesia dengan Rusia. Kedepannya kedua belah pihak akan mencari peluang-peluang baru dalam kerja sama investasi kedua negara.

"Pertemuan melanjutkan kerja sama kita yang sudah dirintis antara Indonesia dengan Rusia. Dimana kita saling mengkoreksi pekerjaan-pekerjaan yang sudah kita kerjakan agar semakin meningkat rencana-rencana kerja ini. Kita salimg mengingatkan bagaimana kerja sama yang lebih efektif segera disampaikan masing-masing pihak," ucap Senator asal Provinsi Kalimantan Barat ini.

Terkait investasi, Senior Counsellor Kedutaan Rusia, Veronika Novoseltseva, Indonesia merupakan negara yang cocok untuk investasi. Kondisi politik pasca pemilu tidak mengganggu iklim investasi di Indonesia. Dirinya menganggap pelaksanaan pemilu di Indonesia berjalan baik dan berlangsung damai.

"Dari pemerintah Rusia ada dua orang sebagai observer yang diundang KPU dengan didampingi staf dari Kedutaan Rusia. Kami berkunjung ke beberapa TPS di Jakarta menyaksikan pencoblosan suara. Manurut kami pemilu berlangsung transparan, aman, dan lancar. Kami sangat apresiasi suasana yang sangat akrab, sangat terbuka, toleran, dan kekeluargaan," ucap Veronika.

Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler