Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Kepala BKPM Jelaskan Hitungan Aliran Investasi Asing

Sabtu 13 Apr 2019 21:16 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Friska Yolanda

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Foto: Antara/Jefri Tarigan
Setiap 100 dolar AS investasi asing yang masuk, ada 5 dolar AS yang jadi dividen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong jelaskan skema perhitungan 'untung' yang dirasakan masyarakat dalam aliran investasi asing. Penjelasan Thomas Lembong sekaligus menjawab pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, dalam debat pilpres kedua beberapa waktu lalu. Saat itu Prabowo khawatir bahwa keberadaan perusahaan rintisan unicorn yang juga diisi oleh investasi asing justru memperderas aliran kekayaan Indonesia ke luar.

Baca Juga

Thomas menyebutkan, formula dasar dalam investasi asing bisa dijabarkan dalam penjelasan singkat. Dalam setiap 100 dolar AS investasi masuk, ada 5 dolar AS yang mengalir ke luar sebagai dividen. Sedikit gambaran, dividen merupakan pembagian laba kepada pemegang saham yang dihitung dari banyaknya saham yang dimiliki.

"Jadi sementara 100 dolar AS itu kan tetap di dalam (negeri), dalam bentuk pabrik, hotel, dalam bentuk infrastruktur dan terus dinikmati oleh masyarakat," kata Thomas di lokas debat pilpres kelima di Hotel Sultan, Sabtu (13/4).

Dalam debat keempat, Prabowo juga sempat menyinggung kembali bahwa kekayaan warga negara Indonesia banyak yang tidak tersimpan di dalam negeri melainkan di luar negeri. 

"Saya dari awal ketakan dan saya ulangi lagi masalah bangsa ini adalah kekayaan kita yang tidak tinggal di Indonesia. Dengan sistem hebat bagaimanapun kalau tidak ada political will dari pemerintah untuk ubah arah orientasi ekonomi saya kira 'indah-indah' saja," kata Prabowo.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA