Kamis, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 Februari 2020

Kamis, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 Februari 2020

Sambutan Berbeda untuk Kedua Paslon Saat Masuk Arena Debat

Sabtu 13 Apr 2019 20:42 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Muhammad Hafil

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Kedua massa pendukung diminta untuk tenang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paslon capres dan cawapres mendapat sambutan yang berbeda dari simpatisan masing-masing yang hadir di lokasi debat kelima, Golden Balroom, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4). 

Baca Juga

Saat memasuki panggung, Paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin disambut Salawat Badar. "Thalaal Badru alaina, minsani yaa til wahdaa," demikian dilontarkan oleh para simpatisan Jokowi. Jokowi dan Ma'ruf pun masuk dan menyalami dua pembawa acara. 

Dua pembawa acara kemudian berusaha menenangkan massa pendukung Jokowi - Ma'ruf yang masih melantunkan Salawat Badar. 

Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disambut teriakan namanya. "Prabowo, Prabowo, Prabowo," teriak para simpatisan Prabowo - Sandi yang hadir di lokasi debat. Sama seperti Jokowi-Ma'ruf, Prabowo - Sandi juga berjalan ke panggung dan menyalami kedua pembawa acara. 

Namun, Prabowo tampak berupaya menenangkan simpatisannya yang menyorakkan nama 'Prabowo'. Prabowo melambai-lambaikann tangannya ke bawah menandakan agar simpatisan menjaga ketenangan. Simpatisan Prabowo-Sandi pun langsung diam.

Debat pun kemudian dibuka. Sebelum debat dimulai, terdapat pengumuman yang mengatur perilaku simpatisan yang hadir ke lokasi debat. Bunyi aturan itu menyatakan bahwa pendukung tidak boleh menyanyikan yel-yel apapun. Pendukung hanya boleh berepuk tangan, menyebutkan nama paslon dan slogan paslon. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA