Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Pondok Pesantren di Kab Bandung Ajak Warga tak Golput

Jumat 12 Apr 2019 11:22 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Supaya angka golput tidak tinggi masyarakat perlu didorong untuk menggunakan hak pilihnya.

Supaya angka golput tidak tinggi masyarakat perlu didorong untuk menggunakan hak pilihnya.

Foto: Agung Supriyanto/Republika
Memilih merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban dari seorang muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Jelang pencoblosan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres), Rabu (17/4) mendatang, pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Bandung mengajak masyarakat agar tidak Golput. Salah seorang pendiri pondok pesantren Al-Ittifaq, KH Fuad Affandi mengatakan memilih merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban dari seorang muslim.

"Jangan ada golput, memilih pemimpin itu wajib," ujarnya di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat (12/4).

Menurutnya, jumlah santri dan keluarganya di lingkungan pesantren jumlahnya mencapai 1700 jiwa. Mereka yang sudah memilih diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan politik.

"Masyarakat di sini kalau diberi kegiatan usaha mau. Kalau politik cuek. Kita berikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih," ungkapnya.

Pelaksanaan pemilu 2019 pada Rabu 17 April mendatang untuk lima jenis surat suara. Masyarakat akan mencoblos surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pemilihan presiden dan wakil presiden.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA