Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Mandiri Syariah Sampaikan Pentingnya Keuangan Berkelanjutan

Rabu 10 Apr 2019 17:03 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Gita Amanda

Bank Syariah Mandiri

Bank Syariah Mandiri

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Mandiri Syariah menyampaikannya di pertemuan tahunan Islamic Finance Forum Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memaparkan pentingnya keuangan berkelanjutan dalam pertemuan tahunan Islamic Finance Forum 2019 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Acara tersebut diselenggarakan pada 9-10 April 2019.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa menyampaikan kegiatan ini menjadi ajang penting untuk saling berbagi pandangan dan opini terkait perkembangan industri keuangan dan perbankan syariah.

Mandiri Syariah menjadi salah satu sumber yang memaparkan materi “Suistanable Finance in Mandiri Syariah”. Putu mengatakan Mandiri Syariah telah menerapkan prinsip sustainable finance sesuai ketentuan POJK 51 tahun 2017.

"Sebelum ketentuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) lahir, Mandiri Syariah sudah berkomitmen pada implementasi prinsip keberlanjutan di dalam ketentuan dan operasionalnya," kata dia dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (10/4).

Lebih lanjut Putu Rahwidhiyasa menyampaikan, ada dua kelompok besar dalam program Sustainable Finance Mandiri Syariah. Pertama, sustainable finance terkait bisnis yang mencakup produk dan layanan, governance, dan capacity building.

Sektor bisnis yang diutamakan adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Khususnya pada program-program Pemerintah. Sustainable finance terkait aksi sosial diberi nama Bank Mandiri Syariah Integrated Social Action (BISA).

BISA meliputi empat pilar yakni pengembangan ekonomi sosial berbentuk pengembangan komunitas, pengembangan spiritual dengan target mesjid sebagai penggerak ekonomi lokal, pengembangan sumber daya manusia seperti dengan membangun fasilitas kesehatan dan pendidikan.

"Selain itu pengembangan lingkungan dengan gotong royong karyawan, dan pemulihan terhadap bencana," kata dia.

Dalam implementasinya Mandiri Syariah telah menjalankan berbagai program sosial sustainable finance di antaranya program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP), Program Desa Berdaya Sejahtera di Lampung, Program Desa Berdaya Sejahtera Cluster Kambing di Purbalingga, Program Desa Berdaya Sejahtera Cluster Sapi di Trenggalek, dan lainnya.

"Dalam menjalankan bisnis Bank, kita tidak hanya bertujuan mencari profit semata, keberadaan kita harus dapat memberikan kontribusi bagi umat dan negeri," katanya.

Islamic Finance Forum mengangkat tema “Technology Face and Suistanibility Voice of Islamic Finance” dan dibuka oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Forum dihadiri oleh 500 delegasi dari bank syariah, institusi keuangan syariah, regulator, akademisi, praktisi hukum, lembaga konsultan, di kawasan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA