Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Pemprov Jabar akan Bentuk Unit Khusus Geopark Ciletuh

Rabu 10 Apr 2019 15:30 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Esthi Maharani

Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh

Foto: Google
Pembentukan unit ini merupakan hasil kerja sama dengan Sister Province Shizouka

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk unit atau lembaga khusus yang menangani Geopark Ciletuh, Sukabumi. Menurut Sekda Jabar Iwa Karniwa, pembentukan unit ini merupakan hasil kerja sama Pemprov dengan Sister Province Shizouka, Jepang yang juga memiliki Geopark Izupeninsula.

"Hasil kunjungan ke Jepang beberapa waktu lalu saya mendapatkan pemahaman Izupeninsula geopark selangkah lebih maju meski penetapannya hampir bersamaan dengan Ciletuh," ujar Iwa kepada wartawan di Bandung,Rabu (10/4).

Iwa mengatakan, geopark tersebut dari sisi kelembagaan juga maju mengingat bersifat regional yang mencakup 15 kabupaten/kota yang ada di prefektur Shizouka. "Kita benchmark karena dari sisi kelembagaan sangat lengkap," katanya.

Menurutnya geopark di sana dipimpin langsung oleh gubernur sebagai steering comittee dan ada biro yang mengoperasikannya. Dari sisi pendanaan pun geopark Izupeninsula mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yang dikelola oleh biro.

"Sehingga menjadi multi pendanaan, kita baru bersifat adhoc karena sekretariat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Ada perbedaan dengan Ciletuh yang satu kabupaten," katanya.

Rencananya, kata dia, perumusan unit khusus akan menunggu kelembagaan ad hoc Geopark yang ada saat ini akan berakhir pada 1 Mei mendatang. Iwa mengaku sudah menugaskan Biro Perekonomian, Disparbud dan Biro Hukum untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Shizouka terkait hal ini.

"Cari format organisasi yang permanen kita akan komunikasikan dengan Pak Gubernur, kita siapkan langkah-langkah. Kita juga penganggaran di dinas ada kesinambungan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA