Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Kampanye di Palembang, Prabowo Soroti Keberadaan LRT

Selasa 09 Apr 2019 17:31 WIB

Red: Ratna Puspita

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

Foto: Republika/Amri Amrullah
LRT di Palembang dinilai kurang tepat sasaran.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Calon Presiden pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto menyoroti mengenai keberadaan light rapid transit (LRT) Palembang. Kereta cepat tersebut dinilai kurang tepat sasaran. 

Baca Juga

Pada kampanye akbar di Benteng Kuto Besak, Selasa (9/4) siang, Prabowo mengawali dengan bertanya apakah benar pada setiap hari gerbong LRT padat dan penuh sesak dari pagi hingga malam. Sontak puluhan ribu pendukungnya menjawab serentak dengan mengatakan tidak.

LRT yang dibangun untuk menunjang peran Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 hingga kini masih sepi peminat padahal negara sudah mengeluarkan dana Rp10 triliun lebih. "Nggak bener, ya?," kata Prabowo.

Kemudian, ia kembali bertanya, apakah benar jika LRT Palembang ini sangat efisien sehingga memberikan banyak keuntungan. Kembali, para pendukungnya mengatakan tidak. "Enggak ada, ya?" kata Prabowo.

Prabowo menegaskan Indonesia harus menghentikan pola-pola yang membodohi rakyat seperti itu, yang mana laporan ke tingkat pimpinan (elite) berbeda dengan kenyataan. Ia mencontohkan seperti adanya laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia berkisar 5,0-6,0 persen.

Namun, ia mengatakan, faktanya harga kebutuhan pokok naiknya lebih dari pertumbuhan ekonomi yang dilaporkan. "Buat apa, jika kenaikan sembako malah 20 persen. Nggak bisa hitung-ngitung, ya?," kata Prabowo.

Karena itu, ia meminta para pendukungnya untuk tidak idak menyia-nyiakan hak pilihnya pada 17 April mendatang demi perubahan tata pemerintahan di Indonesia yang jauh lebih baik. Tak segan-segan, Prabowo mengatakan rakyat harus menghentikan kalangan elit yang suka membohongi rakyat.

Menurutnya, masalah di negeri ini sudah jelas yakni terlalu banyak yang korupsi, pemimpin yang suka membohongi rakyat dan kalangan elite yang suka mengakali rakyat. "Pemilu saja mau direkayasa, kita harus lawan. Ini bukan masalah kemenangan Prabowo-Sandi tapi ini mengenai penyelamatan bangsa, kekayaan kita dibawa ke luar negeri," ujar Prabowo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA