Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

TKN Targetkan 300 Ribu Orang Hadiri Kampanye Jokowi di GBK

Senin 08 Apr 2019 17:56 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah

Calon presiden nomor urut satu Joko Widodo melakukan kampanye terbuka di Lapangan Sitarda, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/4).

Calon presiden nomor urut satu Joko Widodo melakukan kampanye terbuka di Lapangan Sitarda, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/4).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Kampanye akbar Jokowi-Maruf akan mengangkat isu kebinekaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menargetkan sebanyak 300 ribu orang akan hadir dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Adapun kampanye akbar tersebut akan dilaksanakan pada 13 April mendatang.

"Target 300 ribu pendukung bakal hadir, kalau mereka (kampanye akbar Prabowo-Sandi) 200 ribu. Kita tahu setiap Jokowi, lebih besar massanya dari Prabowo,"ujar juru bicara TKN, Arya Sinulingga saat dikonfirmasi, Senin (8/4).

Ia menjelaskan, kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin akan mengusung keanekaragaman. Aneka suku, agama, ras, dan golongan boleh meramaikan kegiatan tersebut. "Keberagaman yang ada di Indonesia akan kami angkat, jadi tidak ada mononjol. Kami hargai semua agama, suku di kita (Indonesia)," ujar Arya.

Arya pun yakin, kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin akan dihadiri oleh orang-orang yang berangkat karena inisiatif sendiri. Bukan hanya kader partai atau golongan tertentu.

Perlu diketahui, kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin akan digelar di GBK pada 13 April ini. Jokowi sebelumnya menegaskan akan mengusung kampanye yang tidak berbau SARA dan politik identitas.

Rencananya, kampanye yang digelar akhir pekan ini akan dibagi menjadi tiga ring. Pimpinan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin akan berada di ring satu, yakni di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA