Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Yenny Wahid Ajak Masyarakat tidak Golput

Ahad 07 Apr 2019 05:25 WIB

Red: Andri Saubani

Putri Presiden RI Keempat Zanubba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) menghadiri kampanye terbuka calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/3).

Putri Presiden RI Keempat Zanubba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) menghadiri kampanye terbuka calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/3).

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Memilih untuk golput adalah menyerahkan hak dan masa depan kepada orang lain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Jaringan Kader Gus Dur untuk Jokowi-Maruf, Yenny Wahid mengajak masyarakat untuk tidak golput. Ia meminta masyarakat menggunakan hak suara di Pemilu 2019.

Baca Juga

"Sangat disayangkan apabila hak pilih kita tidak digunakan, karena ini merupakan hak kita sebagai warga negara," ujar Yenny di Balai Sarwono Jakarta, Sabtu (6/4).

Menurut putri kedua Gus Dur tersebut, memilih untuk golput adalah menyerahkan hak dan masa depan kepada orang lain. Menjadi golput, dia melanjutkan, belum tentu menjamin perubahan yang diinginkan masyarakat.

"Jadi lebih baik kita berusaha dan berkontribusi terhadap pelaksanaan demokrasi di negara ini," kata Yenny.

Istri dari Dhorir Farisi itu juga tidak menampik bahwa salah satu hal yang membuat masyarakat menjadi gamang untuk menyumbangkan suaranya adalah maraknya berita hoaks yang meresahkan. Dia menambahkan, bahwa hoaks memiliki efek jangka panjang yang dapat mengoyak persatuan dan menambah kebencian satu sama lain.

"Maka dari itu saya berharap bahwa semua timses baik 01 maupun 02 saling menahan diri untuk tidak menggunakan cara-cara negatif dalam berkampanye. Mari bersaing sehat melalui gagasan dan program untuk masyarakat," kata dia.

Yenny pun berharap semua lapisan masyarakat dapat saling menjaga dengan terus aktif dalam menyaring dan mengonfirmasi sebuah kabar sebelum menyebarkan informasi tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA