Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Mengintip Serunya Persami SDT Bina Ilmu Parung

Selasa 02 Apr 2019 15:14 WIB

Red: Irwan Kelana

Kegiatan api unggun sangat ditunggu-tunggu oleh para siswa SDT Bina Ilmu peserta Perkemahan Sabtu Minggu (Persami).

Kegiatan api unggun sangat ditunggu-tunggu oleh para siswa SDT Bina Ilmu peserta Perkemahan Sabtu Minggu (Persami).

Foto: Dok SDT Bina Ilmu
Kegiatan ini bertujuan melatih disilpin, mental dan keberanian peserta didik.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sekolah Dasar Terpadu Bina Ilmu Parung, Bogor, Jawa Barat, menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) yang dirangkai dengan Lomba Tingkat (LT) 1, Sabtu-Ahad, 30-31 Maret 2019. Kegiatan yang setiap tahun digelar ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Zona Madina, Dompet Dhuafa, Jampang, Kemang, Bogor, Jawa Barat, dengan tajuk ''Semangat Menggebu, Kerja dengan Restu, Prestasi Beribu-ribu''.

Ketua Panitia, Abdul Malik Al Hasan, memaparkan kegiatan Persami diikuti anggota pramuka penggalang kelas V dan VI. Mereka  dibagi ke dalam 13 regu yang terdiri dari enam regu putra dan tujuh regu putri dengan total peserta 98 orang. 

Kegiatan dibagi menjadi delapan giat. ''Kegiatan diawali dengan giat umum, giat keagamaan, giat pribadi, giat materi, giat lomba, giat bakti, giat unggun-pentas seni dan giat outbond,'' papar Malik dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (1/4).

Malik melanjutkan, giat umum meliputi kegiatan upacara pembukaan dan penutupan. Sementara giat keagamaan meliputi shalat wajib berjamaah,  shalat sunah Dhuha dan Tahajud,  serta tadarus Alquran.

Adapun giat pribadi seperti Mandi Cuci Kakus (MCK), bersih bersih lingkungan dan makan-minum. ''Materi yang disajikan seperti tanda pengenal gerakan pramuka, peraturan  baris berbaris, tali-temali (pioneering), sandi morse, sandi semaphore,'' tuturnya.

Hal yang paling ditunggu, sambung Malik, adalah giat lomba dan giat unggun. ''Panitia menggelar delapan mata lomba untuk para peserta yang terdiri dari lomba yel-yel, Peraturan Baris Berbaris (PBB), lomba morse, pentas seni, semaphore, pengetahuan umum dan pengetahuan kepramukaan (PUPK), penjernihan air, pioneering, sandi-sandi dan hasta karya,''  tutur  Malik.

photo

Para siswa SDT Bina Ilmu Parung Boogor mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) dengan penuh semangat.

Salah seorang peserta, Muhammad Nabil Nasrul (11 th) mengaku sangat senang dengan kegiatan Persami yang baru pertama kali diikutinya. Nabil --sapaan akrabnya-- yang tergabung dalam Regu Rajawali mengikuti kegiatan demi kegiatan dengan antusias.  ''Saya baru pertama kali kemping. Senang banget,'' ujarnya penuh semangat. 

Nabil melanjutkan, kegiatan ini sangat menyenangkan dan menjadikan dirinya lebih berani. ''Enak bisa tambah ilmu kepramukaan. Bisa jalan-jalan ke sini (Buper Zona Madina, Red),'' akunya polos. 

Walaupun harus berdesakan dengan tujuh temannya dalam satu tenda saat beristirahat, Nabil tetap bisa tidur dengan nyenyak di dalam tenda. ''Enak tidur bareng teman temen. Pokoknya senang,'' ujar siswa kelas 5A ini.

Nabil berharap tahun depan dirinya bisa  mengikuti kegiatan Persami dengan semaksimal mungkin. ''Pokoknya tahun depan mau ikut Persami lagi. Seru pokoknya,'' tandas bungsu dari lima lima bersaudara dari pasangan HM Nasrul dan Hajah Yuli ini. 

Majelis Pembina Gugus (Mabigus) SDT Bina Ilmu, Suprianto SPd, mengatakan, tujuan diadakan Persami ini untuk melatih disilpin, mental dan keberanian peserta didik dalam menjalani kehidupan di luar. ''Acara Persami ini bertujuan untuk melatih kemandirian, melatih berorganisasi dan melatih tanggung jawab sebagai peserta didik,'' kata Suprianto yang baru delapan bulan menahkodai SDT Bina Ilmu. 

Persami, sambung Pri, sapaan akrabnya, adalah sebagai wadah membentuk karakter peserta didik supaya lebih religius dan mandiri. ''Kegiatan Persami yang kami rancang lebih menekankan pada aspek religiusitas, kemandirian dan kerja sama serta cinta lingkungan. Kami awali kegiatan dengan Dhuha, selalu berjamaah pada setiap waktu shalat wajib, tadarus setelah Magrib berjamaah, muhasabah saat kegiatan api unggun,  qiyamullail sampai Subuh berjamaah, dan bakti sosial,''jelasnya. 

Pri berharap dari Persami ini, peserta didik bisa lebih berani dan mampu membangun kerjasama tim dalam mengelola permasalahan yang dihadapi dalam setiap kegiatan yang disajikan panitia serta bertanggung jawab dalam segala hal.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA