Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Lawan Madura United, Persela Beruntung Bermain di Kandang

Sabtu 30 Mar 2019 23:20 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Pemain Persela Lamongan Nomor punggung 10 Jose Augusto Sardon berebut bola dengan pemain Barito Putera Nomor punggung 47 Donny Harold Monim saat laga penyisihan Grup E Piala Presiden antara Persela Lamongan melawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019)

Pemain Persela Lamongan Nomor punggung 10 Jose Augusto Sardon berebut bola dengan pemain Barito Putera Nomor punggung 47 Donny Harold Monim saat laga penyisihan Grup E Piala Presiden antara Persela Lamongan melawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019)

Foto: Antara/Irfan Anshori
Dukungan penuh LA Mania diyakini Eky kian menambah motivasi para pemain Persela.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMONGAN -- Tantangan berat akan dihadapi Persela Lamongan pada babak perempat final Piala Presiden 2019. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dijadwalkan menjamu Madura United di Stadion Surajaya, Lamongan, Ahad (31/3) sore.

Baca Juga

Pemain Persela, Eky Taufiq mengakui di atas kertas timnya kurang diunggulkan. Namun, ia tetap bertekad untuk mengincar kemenangan demi merebut satu tiket ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Menurut Eky, Persela sedikit diuntungkan karena pertandingan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan. Dukungan penuh LA Mania diyakini Eky kian menambah motivasi para pemain Persela.

"Kami melakukan persiapan dengan sangat serius. Kami tahu lawan merupakan tim bertabur bintang dan berkualitas di setiap posisi. Jadi kami harus ekstra waspada," ujar Eky, dikutip dari laman Liga Indonesia, Sabtu (30/3).

Rekan-rekannya, lanjut Eky, sejauh ini sudah menunjukkan karakter permainan terbaik yang dimiliki. Terbukti, tim asuhan Aji Santoso tersebut lolos sebagai juara Grup E di babak penyisihan.

Selain itu, Persela Lamongan dapat lebih nyaman bermain setelah Aji Santoso menyelesaikan kursus kepelatihan AFC Pro. Di babak penyisihan, Aji sempat absen karena harus mengikuti kursus tersebut.

"Pastinya lebih nyaman dengan adanya coach Aji. Kami bisa melakukan persiapan dengan lebih detail untuk babak 8 besar menghadapi Madura United ini," tegas Eky.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA